M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ini Dia Cara Paling Cepat Turunkan Kadar Gula Darah secara Alami, Apa Saja?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Terdapat beberapa cara paling cepat turunkan kadar gula darah secara alami. Yuk, cek di sini!

Kadar gula darah yang tinggi bisa berdampak buruk bagi kesehatan jika tidak segera ditangani. Untungnya, ada cara alami yang bisa membantu menurunkannya dengan cepat tanpa harus bergantung pada obat.

Baca Juga: 7 Jenis Teh yang Bagus untuk Penderita Diabetes Konsumsi, Ada Teh Hijau

Beberapa cara sederhana dapat membantu menjaga keseimbangan gula darah. Bersumber dari laman Healthline, berikut ini adalah cara paling cepat turunkan kadar gula darah secara alami:

1. Olahraga Teratur

Olahraga teratur membantu mengatur berat badan dan meningkatkan sensitivitas insulin, yang memungkinkan tubuh menggunakan glukosa lebih efisien. Selain itu, otot tubuh juga memakai gula darah untuk energi.

Jika Anda memiliki masalah dengan gula darah, penting untuk memeriksa kadar gula sebelum dan setelah berolahraga untuk memahami bagaimana tubuh bereaksi. Jika sulit meluangkan waktu untuk olahraga panjang, Anda bisa mencoba sesi singkat 10 menit, tiga kali sehari, untuk mencapai total 150 menit per minggu.

2. Mengatur Asupan Karbohidrat

Karbohidrat mempengaruhi kadar gula darah karena tubuh mengubahnya menjadi glukosa, yang kemudian diproses oleh insulin. Bila karbohidrat terlalu banyak atau tubuh kesulitan memproduksi insulin, gula darah bisa meningkat.

Oleh karena itu, mengatur jumlah karbohidrat yang dikonsumsi penting untuk mengontrol gula darah. Makanan tinggi serat dan biji-bijian utuh lebih dianjurkan karena memberikan manfaat gizi dan membantu menurunkan gula darah.

Diet rendah karbohidrat juga dapat mengurangi gula darah, tetapi penting untuk tetap mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang cukup.

3. Konsumsi Lebih Banyak Serat

Serat memperlambat proses pencernaan karbohidrat yang membantu mencegah lonjakan gula darah yang cepat. Serat larut terbukti bermanfaat dalam pengelolaan gula darah.

Makanan tinggi serat meliputi sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Asupan serat yang disarankan adalah sekitar 25 gram untuk wanita dan 35 gram untuk pria setiap harinya.

4. Minum Air yang Cukup

Minum cukup air membantu menjaga gula darah dalam kisaran yang sehat dengan mencegah dehidrasi dan membantu ginjal mengeluarkan gula berlebih melalui urin.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang lebih sering minum air memiliki risiko lebih rendah mengalami kadar gula darah tinggi. Air dan minuman bebas kalori lebih disarankan dibandingkan minuman manis yang dapat meningkatkan gula darah.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Kacang-kacangan Terbaik untuk Dikonsumsi Penderita Diabetes

5. Mengontrol Porsi Makan

Mengontrol porsi makan penting untuk menjaga berat badan ideal dan gula darah yang sehat. Pengaturan porsi yang tepat juga membantu mencegah lonjakan gula darah.

Anda bisa melakukannya dengan makan perlahan, mengukur makanan, atau memilih piring yang lebih kecil. Membaca label makanan juga membantu memastikan porsi yang dikonsumsi tidak berlebihan.

6. Pilih Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah

Indeks glikemik (GI) mengukur seberapa cepat karbohidrat terurai menjadi gula. Makanan dengan GI rendah tidak meningkatkan gula darah secara drastis. Beberapa contoh makanan dengan GI rendah antara lain bulgur, barley, kacang-kacangan, dan sayuran non-tepung.

Menambahkan protein atau lemak sehat pada makanan juga dapat mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

7. Mengelola Stres

Stres dapat meningkatkan gula darah karena tubuh mengeluarkan hormon seperti kortisol dan glukagon. Teknik manajemen stres seperti meditasi, pernapasan dalam, dan yoga bisa membantu mengurangi dampak stres pada kadar gula darah.

Mengelola stres juga dapat membantu mengatur sekresi insulin, yang penting untuk penderita diabetes.

8. Memantau Kadar Gula Darah

Memantau kadar gula darah secara rutin dapat membantu Anda mengelola kondisi ini dengan lebih baik. Anda bisa menggunakan glukometer untuk mengukur gula darah di rumah.

Melacak kadar gula sebelum dan sesudah makan atau olahraga memberikan informasi tentang bagaimana tubuh Anda merespons makanan atau aktivitas tertentu.

Baca Juga: 5 Pilihan Olahraga yang Paling Bagus untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

9. Tidur yang Cukup dan Berkualitas

Tidur yang tidak cukup dapat meningkatkan kadar gula darah dan merusak sensitivitas insulin. Kurang tidur juga dapat meningkatkan produksi kortisol yang berperan dalam pengaturan gula darah.

Tidur yang berkualitas antara 7 hingga 8 jam per malam sangat penting untuk menjaga keseimbangan gula darah.

10. Konsumsi Makanan Kaya Kromium dan Magnesium

Kromium dan magnesium berperan dalam pengaturan gula darah. Kekurangan keduanya dapat meningkatkan risiko diabetes.

Makanan yang kaya kromium meliputi daging sapi, ayam, biji-bijian, dan beberapa sayuran. Sementara itu, magnesium dapat ditemukan dalam sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan pisang.

11. Hindari Makanan yang Diklaim Sebagai 'Obat'

Beberapa makanan dan suplemen diklaim memiliki efek anti-diabetes, seperti cuka sari apel, kayu manis, dan berberin. Meski ada beberapa bukti, kualitas penelitian tersebut seringkali rendah dan tidak cukup untuk memberikan rekomendasi yang jelas.

Jika Anda mengonsumsi obat diabetes, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menambah makanan atau suplemen baru dalam diet Anda.

12. Menjaga Berat Badan Ideal

Mempertahankan berat badan yang sehat sangat penting untuk mengelola kadar gula darah. Bahkan penurunan berat badan 5% hingga 10% dapat menurunkan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2.

Berat badan yang sehat juga dapat memperbaiki pembacaan HbA1c yang menunjukkan kadar gula darah selama tiga bulan terakhir.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dilakukan saat Bangun Tidur agar Gula Darah Stabil

13. Makan Camilan Sehat Secara Teratur

Menyebar makan dalam porsi kecil sepanjang hari dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Camilan sehat yang dimakan di antara waktu makan juga dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan memperbaiki sensitivitas insulin.

14. Mengonsumsi Makanan Kaya Probiotik

Probiotik membantu meningkatkan pengaturan gula darah dan menurunkan resistensi insulin. Makanan yang kaya probiotik, seperti yogurt atau kefir, dapat membantu penderita diabetes tipe 2 mengelola kadar gula darah mereka.

Itu dia beberapa cara paling cepat turunkan kadar gula darah secara alami. Semoga membantu, ya.

Baca Juga: 7 Camilan Malam Hari yang Membantu Stabilkan Gula Darah Anda

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Kembali Dekati US$ 4.000 Usai The Fed Tahan Bunga

Harga emas di pasar global masih rentan terkoreksi di tengah likuiditas yang menipis dan ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember.

Siapkan Keuangan Masa Depan, ​​BSI & Prudential Syariah Tawarkan Produk Asuransi Ini

​​BSI dan Prudential Syariah memperkenalkan produk asuransi jiwa berbasis syariah untuk mendukung perencanaan keuangan jangka menengah.

Ke Uzbekistan, Wisatawan Bisa Mengenal Sejarah Islam dan Jejak Soekarno lo

​Selain menjadi tujuan ziarah umat Islam, kompleks makam ini menyimpan kisah sejarah hubungan Indonesia dan Uzbekistan.

Ingin Karier Makin Berkembang? Ikuti 5 Langkah Ini

Ingin karier berkembang? Ini pentingnya upskilling, reskilling, dan memperluas relasi profesional Anda Moms.

Siap-Siap War! Diskon Tiket Kereta 30% Libur Nataru Bakal Diserbu 1 Juta Penumpang

Jangan sampai kehabisan! Pemerintah resmi menebar diskon tiket kereta 30% kelas ekonomi untuk liburan Nataru 22 Desember–4 Januari.

Ada Promo J.CO Your Favorite Picks Lagi! Cek Paket Bundling Minuman Hemat di Sini

Dapatkan paket minuman hemat berdua hingga berlima lewat promo J.CO terbaru minggu ini. Cukup pesan delivery untuk menemani momen seru Anda.

Moms Perlu Tahu, Ini Manfaat Pijat Bayi dan Cara Melakukannya dengan Nyaman

Pijat bayi tak hanya membantu si kecil merasa nyaman, tetapi juga mendukung tumbuh kembangnya. Simak manfaat dan hal yang perlu Moms perhatikan.

Tak Harus Liburan, Ini Cara Sederhana Membangun Kedekatan dengan Anak

Kesibukan orang tua dan padatnya aktivitas sekolah bukan halangan untuk membangun kedekatan dengan anak, lo. Ini dia tipsnya.

Kisah Penyintas Kanker Payudara, Pentingnya Deteksi Dini

Jangan abaikan benjolan, deteksi dini kanker payudara bisa meningkatkan peluang kesembuhan.            

Kanker Payudara: Kenali Gejala, Pilihan Pengobatan, dan Pentingnya Pemulihan

Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan perempuan adalah mengenali kondisi payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri.