M O M S M O N E Y I D
Santai

Ini Cara Bank DBS Indonesia Dukung Ketahanan Pangan

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Data Global Food Security Index tahun 2022 mencatat Indonesia berada di peringkat ke-69 dari 113 negara mengenai ketahanan pangan. Indeks ini mengukur ketahanan pangan berdasarkan keterjangkauan harga pangan, ketersediaan pasokan, kualitas nutrisi dan keamanan makanan, serta ketahanan sumber daya alam.

Tak hanya itu, Global Hunger Index tahun 2023 mencatat tingkat kelaparan Indonesia yang menempati posisi kedua tertinggi di Asia Tenggara, yaitu di angka 17,6 dan masuk kategori kelaparan “sedang”. Walaupun angka kelaparan di Indonesia sudah berkurang dalam beberapa tahun terakhir, tentunya masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dan upaya yang perlu dilakukan secara kolektif demi mencapai ketahanan pangan yang optimal. 

Menyadari kondisi tersebut, Bank DBS Indonesia selama beberapa tahun terakhir secara konsisten berkontribusi untuk mengembangkan ketahanan pangan, salah satunya melalui program People of Purpose (PoP) yang merupakan kegiatan sukarelawan oleh karyawannya.

Baca Juga: 7 Peralatan Ini Wajib Dibawa Saat Pertama Ngekos Agar Makin Nyaman Tinggal Sendiri

Nah, program PoP tidak hanya membantu mengurangi jumlah makanan terbuang sia-sia, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Untuk itu, yuk simak beberapa kegiatan yang dilakukan Bank DBS Indonesia untuk memerangi kelaparan dan membangun ketahanan pangan. Siapa tahu, moms jadi lebih bersemangat dan terinspirasi untuk menerapkan beberapa langkah berikut untuk mengurangi sampah sisa makanan dan melestarikan lingkungan! 

1.           Donasikan makanan untuk yang membutuhkan

Bank DBS Indonesia menggandeng FoodCycle Indonesia dalam mengadakan kegiatan Ramadhan Food Donation, di mana sisa makanan yang masih layak konsumsi diolah kembali dan didistribusikan kepada komunitas yang membutuhkan.

Sebagai hasilnya, kegiatan Ramadhan Food Donation diikuti oleh 775 karyawan Bank DBS Indonesia dan berhasil mengumpulkan 700 paket makanan yang disalurkan yang disalurkan ke 700 penerima manfaat di enam yayasan atau panti asuhan di kawasan Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan selama bulan Ramadan dan setelah Idul Fitri 1445H.

Kegiatan Ramadhan Food Donation juga berhasil menyelamatkan 750 kg food impact (makanan yang diselamatkan dan tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir/TPA). 

Selanjutnya, Ramadhan Food Drive merupakan program kunjungan ke yayasan setempat yang membutuhkan paket makanan, dengan melibatkan Surplus Foundation dan FoodCycle Indonesia.

Kerja sama dengan Surplus Foundation dalam mengelola stok makanan berlebih dari toko makanan berhasil membantu 400 penerima manfaat di Kampung Pemulung, Cilincing dan Panti Al-Andalas, Jakarta Selatan untuk mendapatkan makanan layak dan berhasil menyelamatkan 385,5 kg food impact
Baca Juga: Jangan Lupa Nonton 5 Film Indie Terbaru Ini di Netflix

2.                             Sortir kembali makanan kemasan yang masih layak konsumsi

Siapa di antara kamu yang ketika membeli makanan kemasan masih merasa waswas bila tanggal expired-nya sudah dekat dan akhirnya tidak jadi membeli? Nah, sebenarnya pola pikir seperti ini perlu diubah karena seringkali, pada kenyataannya, makanan tersebut masih layak dikonsumsi, lho! Kamu hanya perlu merencanakan jadwal makan dengan baik agar habis bersamaan dengan tanggal kedaluwarsa. 

Bank DBS Indonesia pun mengambil langkah proaktif untuk memerangi permasalahan tersebut dengan menginisiasi program Bread Sorting di mana roti kemasan tersebut dipilah berdasarkan yang masih layak konsumsi serta yang sudah masuk masa kedaluwarsa. Kegiatan ini berhasil menyelamatkan 1.221 kg roti yang disalurkan ke empat yayasan yang bekerja sama dengan FoodCycle Indonesia.
 

3.                             Kelola minyak jelantah untuk selamatkan lingkungan

Pada tahun 2020, ada lebih dari 525.000 liter minyak jelantah terbuang setiap bulannya di Jakarta berdasarkan temuan oleh Beli Jelantah. Angka yang besar dan mengerikan, mengingat efek yang ditimbulkan dari pembuangan minyak jelantah terhadap lingkungan cukup serius.

Minyak jelantah yang dibuang sembarangan akan diserap tanah lalu menyumbatnya. Hal ini menyebabkan tanah menjadi keras dan tingkat kesuburannya berkurang. Ini juga berpengaruh terhadap kualitas air tanah di dalamnya.

Bank DBS Indonesia juga mengajak karyawannya untuk berkontribusi mendonasikan minyak jelantah di rumah kepada Beli Jelantah dan Duitin. Minyak jelantah ini akan diserahkan kepada perusahaan biodiesel tersertifikasi untuk selanjutnya diolah menjadi bahan bakar ramah lingkungan.

Menariknya, daur ulang minyak jelantah bukan hanya membantu mengurangi limbah dan pencemaran, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, terutama di pedesaan, lho! Sejak awal kemitraannya pada tahun 2023, Bank DBS Indonesia bersama Beli Jelantah dan Duitin berhasil mengolah 457 kg minyak jelantah untuk didaur ulang menjadi biodiesel.


Baca Juga: Populer Semua, 7 Film Indonesia Ini Produksi Netflix Loh

4.                             Menanam benih dan mengelola sisa makanan

Beberapa program sebelumnya berfokus pada upaya untuk mengolah kembali sisa makanan. Sebenarnya, membangun ketahanan pangan juga dimulai dari akarnya untuk memenuhi ketersediaan pasokan dan memastikan kualitas nutrisi dan keamanan makanan. 

Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan adalah menanam benih. Bank DBS Indonesia melalui program PoP mengadakan aktivitas Gardening Seed Starting yang berkolaborasi dengan Kebun Kumara

Melalui program ini, karyawan tidak hanya menanam benih caisim dan mint, tetapi juga akan belajar untuk mengelola sampah sisa makanan menjadi kompos untuk menyuburkan tanaman. Dengan mengurangi kebutuhan akan pupuk kimia yang berpotensi merusak tanah dan air tanah, program ini berkontribusi positif bagi lingkungan.

Kedepan, Bank DBS Indonesia ingin dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk memulai gaya hidup yang berkelanjutan (sustainable lifestyle) dan berkontribusi dalam membangun ketahanan pangan.
Selain beragam kegiatan di atas, Bank DBS Indonesia meluncurkan kampanye Food Rescue Warrior pada Maret lalu. Kampanye ini berfokus pada kolaborasi dengan para pelaku industri hotel, restoran, dan kafe (horeca) untuk mengatasi permasalahan surplus makanan yang menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah di Indonesia.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Berpotensi Lanjut Terkoreksi, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (11/9)

IHSG diproyeksikan melanjutkan koreksi pada perdagangan Jumat (11/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Payudara Bengkak Saat PMS, Atasi dengan 5 Cara Mudah Ini

Sering dialami banyak perempuan, temukan cara mudah mengatasi payudara bengkak saat PMS di artikel ini.​

Layar 2,5K Tecno Megapad 2 Bikin Ketagihan, Daya 8.200 mAh Awet hingga 17 jam

Baterai 8.200 mAh Tecno Megapad 2 sanggup bertahan hingga lebih dari 17 jam. Simak alasan mengapa perangkat ini cocok untuk produktivitas. 

Film Horor Penuh Jump Scare Bikin Tegang dan Kaget, Berani Nonton?

Dijamin bikin kaget penontonnya, beberapa film horor ini dikenal banyak memiliki elemen jump scare, loh.​

Harga Emas Pegadaian Hari Ini (11/9) Berbalik Naik Jadi Segini

Harga emas Pegadaian hari ini Galeri24 naik Rp 14.000, sementara UBS naik Rp 15.000 pada perdagangan Jumat (11/9).

Ini Dampak Kebijakan RAM Google di 2027 untuk Pengembang dan Pengguna

Google menetapkan ambang batas penggunaan RAM ketat mulai 2027. Simak sanksi tegas bagi aplikasi yang nekat melanggar aturan.

Laptop Advan Air Neo Punya Bodi Tipis, Asus Vivobook Pro 14 Refresh Rate 90Hz

Advan Air Neo membawa bodi tipis 0,99 kg. Cari tahu juga spesifikasi lengkap Asus Vivobook Pro 14 untuk pertimbangan laptop harian Anda.

Stop Minum Manis! Gula Darah Diam-diam Naik, Cek Alternatif Minuman yang Aman

Kebiasaan minum manis seperti soda biasa menyumbang hingga 40 gram karbohidrat per kaleng. Ketahui dampaknya pada kestabilan glukosa.

Promo JSM Superindo 11-13 September 2026, Beras Merah-Ayam Broiler Harga Spesial

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 11-13 September 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.

Kebiasaan Ini Diam-diam Picu Risiko Penyakit Jantung & Kolesterol Meningkat

Kebiasaan kurang gerak dan rebahan berjam-jam terbukti menurunkan kadar kolesterol HDL. Ketahui durasi aktivitas fisik harian yang wajib dipenuhi.