M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ini Beberapa Penyebab Kucing Peliharaan Anda Tidak Mau Mengeong

Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Mengeong sudah menjadi kebiasaan kucing untuk mengekspresikan dirinya. Baik saat menyapa pemiliknya, berkomunikasi dengan sesama kucing, maupun untuk hal-hal lainnya. Namun, tak jarang kucing hanya diam, tidak mengeong, atau mengeluarkan suara apapun. Kira-kira kenapa ya?

Ada banyak hal yang menyebabkan kucing tidak mengeong loh, Mom. Jika Anda khawatir, Anda dapat memperhatikan kondisi kucing dan mencocokannya dengan beberapa penyebab di bawah ini.

Baca Juga: Kenali Gejala Kucing Keracunan dan Cara Tepat Mengatasinya

Kepribadian Kucing yang Pendiam

Beberapa kucing tidak mengeong karena memang memiliki kepribadian yang pendiam. Kucing pendiam biasanya juga memiliki sikap yang lebih tenang, tidak usil, dan tidak berisik. Meskipun begitu, kucing yang pendiam tetap sehat dan senang. Anda dapat membuktikannya dari pola makan dan fesesnya.

Dilansir dari Thesprucepets.com, kucing biasanya tidak terlalu berkomunikasi satu sama lain, kecuali induk dan anak-anaknya. Banyak ilmuan mengatakan bahwa mengeong adalah perilaku manipulatif yang diadopsi kucing untuk mendapatkan apa yang diinginkan, misalnya makanan.

Kepribadian kucing pendiam biasanya juga dipengaruhi oleh jenis rasnya. Jenis ras kucing yang cenderung pendiam adalah persian, maine coon, russian blue, dan ragdoll.

Waspadai Jika Kucing Berisik Tiba-Tiba Diam   

Meski sebagian besar kasus kucing tidak mengeong karena alasan kepribadian, terkadang masalah kesehatan juga menjadi faktor. Apalagi jika awalnya kucing Anda adalah kucing yang berisik dan aktif. Jika Anda menemukan kucing berisik tiba-tiba menjadi pendiam, Anda perlu waspada.

Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)

Alasan diam yang mendadak pertama adalah adanya kemungkinan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Ini menyebabkan kucing menjadi serak dan mengalami radang tenggorokan. Gejalanya dapat berupa batuk, bersin, pembengkakan selaput lendir di sekitar mata, lesu, dan hidung yang berair.  Anda mungkin membutuhkan obat antibiotik.

Baca Juga: Kucing Peliharaan Muntah Darah? Ini 6 Kemungkinan Penyebabnya

Hipertiroidisme

Saat kucing semakin beranjak tua, kelenjar tiroid yang terlalu aktif akan menyebabkan suara serak dan menurunkan berat badan. Untuk mengecek kebenarannya, kucing memerlukan tes darah dan melakukan terapi di rumah sakit hewan.

Kelumpuhan Laring

Kelumpuhan laring memang jarang dialami kucing. Namun, bila terjadi, ini dapat menyebabkan perubahan suara dan mengganggu pernapasan kucing. Selain itu, juga menyebabkan batuk, kesulitan makan, dan penurunan berat badan. Kucing yang mengalami kelumpuhan laring perlu mendapatkan penanganan medis segera.

Kendati demikian, Anda tak perlu langsung panik jika kucing tiba-tiba menjadi pendiam. Apalagi jika kondisi kucing tetap sehat. Kebanyakan kasus, kucing yang beranjak dewasa akan lebih pendiam. Anda hanya perlu waspada saat kucing menjadi diam dengan gejala-gejala yang telah disebutkan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.