M O M S M O N E Y I D
Santai

Ingin Daun Lebih Hijau? Coba Pakai Garam Epsom untuk Tanaman Hias

Ingin Daun Lebih Hijau? Coba Pakai Garam Epsom untuk Tanaman Hias
Reporter: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Garam epsom untuk tanaman hias memiliki segudang manfaat yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Garam epsom untuk tanaman hias dapat membantu daun lebih hijau. 

Tak hanya itu, ada beragam manfaat garam epsom untuk tanaman hias yang bisa Anda simak di artikel ini. 

Salah satu manfaat garam epsom untuk tanaman hias indoor adalah bisa menjaga tanaman lebih hijau dan subur. 

Baca Juga: 7 Tanaman Hias Indoor yang Mudah Dirawat, Simak Rekomendasi Terbaru 2023

Mengutip Balcony Garden Web, berikut manfaat garam epsom untuk tanaman hias indoor:

1. Meningkatkan asupan nutrisi

Garam epsom sangat berguna untuk tanaman indoor karena mendorong asupan nutrisi. 

Tanaman akan menyerap lebih banyak dari media tumbuh hingga menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik dan daun yang hijau. 

2. Mencegah daun keriting 

Larutan garam epsom dapat mencegah daun keriting dan menggulung ke atas atau ke dalam karena kekurangan belerang. 

3. Menghilangkan daun menguning 

Daun Menguning
Daun Menguning

Sebuah laporan dari Washington State University menyajikan fakta bahwa sifat garam epsom yang sangat larut mengurangi kekurangan belerang pada tanaman, menghilangkan daun yang menguning.

4. Membuat dedaunan lebih hijau 

Menurut laporan University of Minnesota Extension, magnesium membantu mengaktifkan enzim tertentu. Apabila kekurangan enzim tersebut maka dapat mengakibatkan hilangnya warna hijau pada daun sehingga tanaman menguning. 

Garam epsom dapat membuat dedaunan lebih hijau karena memiliki kandungan magnesium. 

5. Menjaga pembentukan klorofil 

Magnesium dalam garam epsom berperan penting dalam retensi air dan dalam pembentukan klorofil, yang keduanya berperan aktif dalam proses fotosintesis.

Baca Juga: 5 Cara Melindungi Tanaman Hias dari Cuaca Ekstrem, Aman dari Badai dan Hujan Lebat

Cara mengkilapkan daun tanaman hias 

Mengutip Houseplant Resource Center, berikut cara mengkilapkan daun tanaman hias:

1. Susu

Susu sering direkomendasikan untuk membersihkan dan mengkilapkan daun tanaman. 

Lemak yang terkandung dalam susu (kecuali Anda menggunakan skim) mengandung lemak yang dapat mengendap di daun dan membuatnya tampak berkilau untuk sementara.

Namun, susu memang mengandung beberapa vitamin dan mineral yang bisa bermanfaat bagi tumbuhan daun.

Dosis kecil kalsium sebenarnya bisa menyehatkan daun, dan protein dalam susu dapat membantu memecah kotoran atau residu pada daun.

Mencampur susu skim dengan air dalam campuran 50/50 dapat menjadi pembersih daun yang efektif, dan dapat memberikan beberapa manfaat nutrisi juga.

2. Sabun dan air 

Larutan sabun lembut dan air yang lembut sebenarnya sangat efektif untuk membersihkan daun tanaman.

Pertama, semprotkan daun tanaman Anda dengan air suling dan diamkan selama sekitar 5 menit agar debu atau penumpukan terlepas.

Baca Juga: 10 Prediksi Tren Tanaman Hias di Tahun 2023, Simak yuk Moms

Kemudian tambahkan satu sendok teh sabun bebas deterjen. Rendam kain mikrofiber dalam larutan sabun dan air, lalu seka kedua sisi setiap daun dengan lembut. 

Jangan menggosok dengan keras atau menggunakan kuku untuk menggaruk atau mengikis daun; ini dapat menghilangkan lapisan atas daun, yang nantinya dapat menyebabkan daun mengering.

Setelah Anda menyeka semua daun, bilas tanaman Anda di kamar mandi atau dengan selang.

Anda mungkin ingin memiringkan tanaman ke samping sehingga air sabun akan mengalir, bukan langsung masuk ke tanah.

Lakukan ini setiap beberapa bulan agar daun Anda tetap bersih dan sehat.

3. Kulit pisang

Menggunakan kulit pisang adalah cara organik untuk mengkilapkan daun tanaman hias. 

Ambil kulit pisang dan gunakan bagian dalamnya yang lebih lembut untuk menggosok permukaan daunnya.

Minyak alami pada kulitnya akan membuat daun bersinar dan memberikan keharuman di dalam rumah. Gunakan kulitnya seminggu sekali atau setiap kali tanaman tampak kusam.

Itulah informasi mengenai manfaat garam epsom untuk tanaman hias. Salah satunya dapat menghijaukan daun dan menyuburkan tanaman. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Shio Hari Ini Jumat 12 Juni 2026, Tikus Bersinar hingga Babi Banyak Rezeki

Simak ramalan 12 shio hari ini Jumat 12 Juni 2026, cek karier, keuangan, percintaan, dan keberuntungan lengkap hanya di sini.

Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 12 Juni 2026: Saatnya Menata Prioritas, Peluang Menanti

Simak Ramalan Zodiak hari ini Jumat 12 Juni 2026, cek karier, keuangan, asmara, dan kesehatan 12 bintang terlengkap.

Promo JSM Superindo Periode 12-14 Juni 2026, Telur Omega-Beras Merah Harga Spesial

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 12-14 Juni 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.

Jadwal Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan (12/6), Tuan Rumah Diunggulkan

Jadwal Piala Dunia 2026, laga perdana Meksiko vs Afrika Selatan yang berlangsung Jumat (12/6) dini hari waktu Indonesia Barat.

4 Penyebab Balita Suka Memukul Kepala Sendiri, Jangan Panik Dulu Moms

Inilah 4 penyebab balita suka memukul kepala sendiri yang perlu Anda ketahui. Simak sampai akhir, Moms.

5 Makanan Sehari-hari Pemicu Hipertensi yang Sebaiknya Dibatasi Konsumsinya

Apa saja makanan sehari-hari pemicu hipertensi yang sebaiknya dibatasi konsumsinya, ya? Cari tahu di sini, yuk!

5 Kebiasaan Orang Tua yang Bisa Merusak Mental Anak, Salah Satunya Bertindak Agresif

Menghukum di depan umum atau bertindak agresif bisa hancurkan mental anak. Ketahui 5 kebiasaan fatal orang tua yang wajib dihindari.

7 Jenis Teh yang Bisa Menurunkan Hipertensi secara Alami

Mari cek beberapa jenis teh yang bisa menurunkan hipertensi secara alami berikut ini!                

8 Jenis Buah yang Bisa Turunkan Hipertensi secara Alami

Intip beberapa jenis buah yang bisa turunkan hipertensi secara alami berikut ini, yuk! Apa saja?        

8 Tips Memilih Buah Semangka Terbaik yang Layak Dicoba

Begini, lo, tips memilih buah semangka terbaik yang layak dicoba. Apa sajakah itu?