M O M S M O N E Y I D
Santai

Hindari Curving, Tren Hubungan Lebih Kejam dari Ghosting

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Banyak digunakan dalam dunia kencan masa kini, kenali istilah curving, yuk.

Setelah ghosting, ada lagi istilah curving yang digunakan untuk menjelaskan sebuah fenomena dalam hubungan. Curving dikenal lebih sadis dari pada ghosting, lo.

Kok bisa ya? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu curving?

Curving mungkin terdengar asing, namun ternyata istilah ini telah lama digunakan dalam menjelaskan sebuah hubungan.

Istilah ini pertama kali digunakan dalam dokumentasi bersama dengan Brittany Coxx pada 2017 melalui Thought Catalogue. Fenomena ini menyerupai ghosting, namun bisa menjadi lebih buruk dari ghosting.

Dalam hubungan ini, seseorang yang melakukan curving tidak akan hilang secara tiba-tiba seperti ghosting. Mereka akan tetap membalas pesan, tapi tidak akan memberi kejelasan perihal hubungan.

Baca Juga: Cinderella Complex Jadi Topik Hangat, Tanda Sindrom Takut Jadi Wanita Mandiri

Apa alasan melakukan curving?

Seseorang tidak begitu saja melakukan curving, ada beberapa alasan mereka melakukan curving.

Dilansir dari laman Thought Catalogue, alasan seperti takut berkomitmen, playboy atau playgirl, hanya iseng, dan bahkan sudah memiliki pasangan bisa jadi alasan seseorang melakukan curving.

Biasanya, ada juga beberapa orang yang melakukan curving untuk tetap menjaga orang tetap menyukainya dan berharap padanya. Maka dari itu, curving ini masuk dalam kriteria fenomena hubungan yang lebih kejam dari ghosting.

Mengapa lebih seram dari ghosting?

Seorang yang melakukan curving tidak akan meninggalkan begitu saja tanpa kabar seperti ghosting. Curving bisa memakan waktu beberapa minggu, bulan, bahkan tahun.

Mengutip laman Women’s Health, curving dikenal sebagai salah satu cara seseorang untuk menghindari konfrontasi.

Alih-alih mengatakan tidak ingin bertemu, orang yang melakukan curving akan mengatakan mereka akan mengabari lagi nanti, dilengkapi dengan beragam alasan.

Pelaku curving tahu dengan jelas bahwa mereka mempermainkan orang tersebut dengan alasan tidak ingin melukai perasaan.

Pelaku curving menganggap, cara tersebut merupakan cara yang tepat dan cara halus untuk menolak seseorang dengan cara membiarkan mereka melakukan segala cara hingga mereka lelah sendiri.

Baca Juga: Jangan Gegabah, Ini 5 Tips Hadapi Pasangan yang Ketahuan Selingkuh

Lalu, bagaimana cara menghadapi pelaku curving?

Cara utama yang disarankan laman Refinery29 adalah dengan move on. Masih ada orang lain dengan tujuan lebih baik yang pantas untuk didapatkan.

Curving hanya akan membuang waktu, apalagi jika menunggu orang tersebut berubah dan membuka hati.

Sebaiknya hindari untuk memaksa bertemu dengan seseorang yang tidak ingin diajak bertemu dengan beragam alasan.

Cobalah untuk membuka hati dengan orang-orang yang bisa menanggapi serius ajakan dan memiliki tujuan sama untuk membangun sebuah hubungan.

Nah, sekarang jadi makin tahu kan alasan kenapa curving dibilang lebih kejam dari ghosting?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.

Beli Emas Jangan Asal Murah, Selisih Harga Jual dan Buyback Bisa Beda Jauh

Semakin kecil spread, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

Prakiraan Cuaca Besok (21/7) dan Lusa di Banten, Diprediksi Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Selasa (21/7) dan lusa, Rabu (22/7) di wilayah Banten akan cerah dan berawan.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (21/7), Hujan Ringan di Tiga Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa (21/7) didominasi berawan, hujan ringan hanya di tiga wilayah.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 21 Juli 2026: Cancer Beruntung, Gemini Waspada

Ini ramalan zodiak besok Selasa 21 Juli 2026, mulai karier, keuangan, asmara, dan kesehatan untuk Aries hingga Pisces.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (21/7) Dominan Berawan Tanpa Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa (21/7) didominasi berawan, tanpa potensi hujan di sebagian besar wilayah.