M O M S M O N E Y I D
Santai

Hidung Jadi Membesar Saat Hamil? Kenali Pregnancy Nose dan Penyebabnya di Sini

Reporter: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Banyak dialami oleh ibu-ibu hamil, simak penjelasan singkat tentang apa itu pregnancy nose berikut ini.

Bagi yang menggunakan aplikasi TikTok tentu sudah tak asing dengan pregnancy nose yang sempat menjadi tren ibu-ibu hamil.

Pregnancy nose menjadi tren lantaran banyak ibu-ibu hamil menunjukkan adanya perubahan pada hidung mereka ketika sebelum hamil dan membesar saat hamil.

Lalu apakah pregnancy nose ini aman dan wajar dialami oleh ibu-ibu hamil?

Baca Juga: Jadi Tren Baru, Ini Cara Gelar Gender Reveal Party

Secara medis, mengutip dari laman Allure, pregnancy nose bukanlah sebuah diagnosis medis. Namun ada beberapa hal bisa menyebabkan ibu hamil mengalami ini.

Saat hamil, tingkat produksi hormon estrogen dan progesteron meningkat. Hal tersebut menyebabkan pembuluh darah membesar dan membuat jaringan pada tubuh menahan cairan.

Dari kondisi tersebut muncullah kondisi yang lebih dikenal dengan istilah pregnancy nose atau adanya pembengkakan pada rongga hidung.

Pregnancy nose merupakan hal umum dan tidak berbahaya. Sebab pembengkakan saat hamil umumnya tak hanya terjadi pada area hidung saja.

Baca Juga: Jangan Salah Beri, Ini 4 Arti Bunga Mawar dari Warnanya

Ada beberapa daerah lain seperti kaki, tangan, dan juga wajah yang rawan mengalami pembengkakan saat hamil.

Melansir dari laman People, pembengkakan yang terjadi pada bagian tubuh, termasuk pregnancy nose, saat hamil nantinya akan kembali ke ukuran normal setelah kurang lebih 6 minggu pasca melahirkan.

Yang perlu diperhatikan adalah jika pembengkakan pada bagian tubuh ibu hamil tidak mengalami perubahan selama 20 minggu pasca melahirkan.

Jika merasa pembengkakan tak kunjung hilang disertai dengan beberapa gejala lain seperti merasa pusing dan pandangan yang kabur, sebaiknya periksakan kondisi tersebut pada dokter.

Nah, itulah tadi penjelasan singkat tentang pregnancy nose dan penyebabnya. Terapkan gaya hidup sehat dan banyak istirahat agar pembekakan pada tubuh ibu hamil bisa segera kembali normal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Turun Dua Hari karena Suku Bunga The Fed Berpotensi Naik

Suku bunga yang lebih tinggi umumnya berdampak negatif bagi emas yang tidak memberikan bunga.       

Bank Sampah Bikin Cuan untuk Warga

Melihat tumpukan sampah sebagai potensi uang? Alfamidi dan Bank Sampah Sakura ubah limbah jadi bernilai jual. 

Rekomendasi 6 Film Kisah Tukar Tubuh dengan Plot Tak Terduga

Mencari tontonan unik? Film body swap menawarkan plot tak terduga, dari komedi hingga drama yang bikin penasaran.

HP Samsung Lemot? Siamak Cara Ampuh Bersihkan Cache biar Ponsel Makin Ngebut

Membeli HP Samsung baru tapi sudah lemot? File cache menumpuk jadi penyebabnya. Temukan metode untuk membersihkan cache dan mengembalikan performa

Film Gore Paling Sadis, Ini 7 Tontonan Siap Uji Nyali Pecinta Horor

Mencari tontonan ekstrem? 7 film gore ini sajikan adegan sadis dan darah yang siap menguji nyali Anda. Temukan daftar lengkapnya di sini!

Rabu Untung! 7 Promo Restoran Favorit Beri Diskon Gila, Mulai Rp 14 Ribu

Ingin makan hemat tapi tetap lezat? Rahasia diskon di McD, A&W, PHD, dan lainnya ada di sini. Pastikan Anda tahu caranya agar tidak menyesal.

Promo HokBen Hemat dengan Qpon, Menu Baru Menchi Katsu Mulai Rp 25 Ribuan

Nikmati 4 pilihan combo Hoka Suka Menchi Katsu HokBen, mulai Rp 25.000-an. Diskon spesial ini hanya bisa diakses lewat aplikasi Qpon.

Hati-Hati! 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Ancam Kesehatan Rahim Anda

Impian hamil seringkali terhalang masalah rahim. Ternyata, kebiasaan ini jadi musuh utama kesuburan. Cek kebiasaan Anda di sini!

HP Android Terkencang 2026: iQOO 15 Ultra Puncaki AnTuTu

Beli HP baru? Hati-hati salah pilih! Simak daftar AnTuTu HP Android terkencang Maret 2026 agar tidak menyesal kemudian.

IHSG Melorot 1,5% Pada Rabu (13/5), Saham Keluar dari MSCI Masuk Jajaran Top Loser

Pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 9:10 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 1,5% ke level 6.755. ​