M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harap Berhati-hati, Analis NH Korindo Sekuritas Sarankan Investor Tak Agresif

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Analis NH Korindo Sekuritas menyampaikan, para investor dan trader jangan terlalu agresif masuk ke pasar saham pada masa sekarang.

Dilasir dari riset NH Korindo Sekuritas pada Rabu (17/4), faktor ketidakpastian masih menghantui IHSG. Alhasil, hal ini bisa berisiko pada penurunan saham.

Kemarin Selasa (16/4), IHSG ditutup melemah 122 poin atau 1,68% menjadi 7.164 setelah libur panjang Idul Fitri. Indeks LQ45 juga turun sebanyak 28 poin atau 2,95% menjadi 935.

Hal ini diikuti rontoknya sebagian besar pasar utama di Asia yang alami penurunan sekitar 2% dan posisi nilai tukar rupiah yang bertengger di level Rp16.176.

Baca Juga: Usai Ditutup di Zona Merah, MNC Sekuritas Meramalkan IHSG Masih Berpeluang Menguat

Di samping itu, tampak investor asing mencatatkan net sell jumbo mencapai Rp 2,48 triliun di seluruh pasar.

Angka Keyakinan Konsumen Indonesia bulan Maret yang bertumbuh menjadi 123,8 dari 123,1 justru tak mampu jadi penopang market.

Untuk hari ini, akan data rilis penjualan ritel.

Berdasarkan analisis NH Korindo Sekuritas, secara teknikal, penurunan IHSG agak tertahan oleh support trend sideways sekitar 7.130, walaupun titik terendah sempat ke 7.066

Analis masih melihat potensi penguatan terbatas dan sebagai target jangka pendek bisa menembus di 7.240.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.