M O M S M O N E Y I D
Bugar

Hampir 100% Dominasi Kasus Covid-19 Global, Omicron Punya 500 Subgaris Keturunan

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Omicron mendominasi kasus Covid-19 global, hampir 100%. Varian virus corona sangat menular ini memiliki lebih dari 500 sublineage atau subgaris keturunan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, secara global, dari 21 Oktober hingga 21 November 2022, 95.447 urutan SARS-CoV-2 dibagikan melalui GISAID. 

Sebanyak 95.322 sekuens adalah Omicron, yang menyumbang 99,9% sekuens yang dilaporkan secara global dalam 30 hari terakhir, periode 21 Oktober-21 November 2022.

"Selama 31 Oktober hingga 6 November 2022, garis keturunan Omicron BA.5 tetap dominan, dengan prevalensi 72,1%," sebut WHO dalam Pembaruan Epidemiologi Mingguan COVID-19 yang rilis Kamis (24/11).

Baca Juga: WHO Perbarui Daftar Virus dan Bakteri yang Bisa Sebabkan Pandemi, Apa Saja?

Diikuti oleh garis keturunan Omicron BA.2, dengan prevalensi 9,2%, naik dari 6,4% selama periode 24-30 Oktober 2022. 

Sementara garis keturunan keturunan BA.4 terus menurun prevalensinya, dari 3,6% menjadi 3%. Lalu, BA.1.X memiliki prevalensi <1% dan BA.3.X nihil.

Sejumlah subvarian baru Omicron dalam pemantauan WHO. Per 21 November, subvarian BQ.1 dan XBB (rekombinan dari BA.2.10.1 dan BA.2.75) dan garis turunannya terdeteksi masing-masing di 73 negara dan 47 negara.

Prevalensi BQ.1 menunjukkan peningkatan, dari 19,1% di periode 24-30 Oktober 2022 menjadi 23,1% selama 31 Oktober hingga 6 November 2022. Demikian pula prevalensi XBB meningkat, dari 2% menjadi 3,3%.

Secara global, sejak Januari 2022, Omicron telah menjadi variant of concern (VOC) yang dominan menggantikan Delta. Beberapa negara mengalami lonjakan kasus yang didorong oleh subvarian Omicron BA.1 dan turunannya.

Baca Juga: Semakin Menyebar di Indonesia, Kenali Gejala Omicron XBB yang Lebih Menular

"Saat ini, ada lebih dari 500 sublineage Omicron yang beredar," ungkap WHO.

Sampai saat ini, ada lebih dari 58 sublineage keturunan BA.1. Sementara BA.2 punya lebih dari 218 sublineage, termasuk BJ.1, XBB, BA.2.75 dan BA.2.3.20, yang merupakan subvarian Omicron di bawah pemantauan WHO. 

Sedang BA.4 dan BA.5 memiliki lebih dari 260 subgaris keturunan. 

BA.5 dan keturunannya terus menjadi dominan secara global, dengan dominasi berbeda di setiap negara. Di antara keturunan BA.5 ada BA.5.2,
BA.5.2.1, BF.5 (BA.5.2.1.5), dan BF.7 (BA.5.2.1.7) yang merupakan sublineage paling umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (25/4), Hujan Lebat Guyur Banyak Provinsi

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 25 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Hujan Lebat Turun di Mana? Ini Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (25/4) di Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (25/4) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 24-30 April, Bihunku Beli 3 Gratis 1

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat hanya berlaku 24-30 April 2026. Lihat selengkapnya di sini! 

Promo PSM Alfamart Periode 24-30 April 2026, Sampo Pantene Diskon Rp 19.000

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 24-30 April 2026 untuk belanja lebih untung. Cek promonya di sini.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 24-30 April 2026, Bihunku Beli 3 Gratis 1

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat ini hanya berlaku 24-30 April 2026. Lihat selengkapnya agar tidak ketinggalan!

Lis Lantai Kusam? Ini Cara Membersihkannya biar Kinclong Tanpa Cat Ulang

Lis lantai kusam bisa kembali kinclong tanpa cat ulang cukup pakai bahan sederhana dan teknik tepat di rumah. Cek ulasan berikut ini, ya.​

Tren Halaman Belakang yang Bisa Sulap Rumah Jadi Tempat Healing Nyaman

Ide tren halaman belakang 2026 yang bikin rumah makin nyaman, estetik, dan cocok jadi tempat healing modern keluarga Indonesia.​

Ini Jenis Tanah Mengandung Emas lo, Cek Ciri Alami dan Persebarannya di Indonesia

Kenali tanda alami tanah yang mengandung emas serta lokasi potensial di Indonesia, agar tidak salah memahami peluang sumber daya.​

Hati-Hati Gabung Keuangan dengan Pasangan, Ini 5 Risiko Kredit di Indonesia

Jangan asal gabung keuangan sebelum menikah, pahami 5 risiko kredit yang bisa merusak skor finansial Anda dan pasangan.​

Data Perbankan Bocor Bukan Salah Bank? Ini Kebiasaan Berbahaya Nasabah

Lindungi data perbankan Anda dengan langkah sederhana dan strategi tepat agar terhindar dari risiko kebocoran digital.​