M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Cara rumahan untuk bantu meredakan batuk pada anak

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Batuk sering terjadi pada siapa saja tidak terkecuali anak-anak. Dikutip dari Wikipedia, batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan serta gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap, dan sebagainya.

Tak melulu obat, batuk pada anak-anak juga bisa diatasi dengan pengobatan rumahan.

Melansir Parents.com, inilah beberapa cara sederhana yang bisa Moms lakukan di rumah untuk bantu redakan batuk si kecil dengan segera.

Baca Juga: Faktor Penyebab Mimisan yang Kerap Terjadi Secara Tiba-Tiba

1. Berikan madu

Penelitian menunjukkan bahwa madu dapat meredakan batuk dengan lebih baik daripada obat-obatan. Selain itu, madu juga bisa membantu balita yang sedang sakit untuk tidur dengan lebih nyenyak.

Menurut seorang peneliti bernama Ian Paul, M.D., madu aman untuk dikonsumsi oleh anak usia 1 tahun ke atas. Moms dapat memberikan 1/2 sendok teh madu untuk anak berusia 1-5 tahun dan 1 sendok teh madu untuk anak-anak dengan usia 6-11 tahun. Selalu ingat untuk tidak memberikan madu pada bayi di bawah 1 tahun ya Moms.

Pilihan madu yang bisa diberikan kepada anak-anak adalah madu hitam, karena madu jenis ini mengandung antioksidan yang lebih tinggi.

2. Gunakan Humidifier

Humidifier dengan kabut dingin dapat Moms pasang di kamar anak untuk membantu melonggarkan dada dan hidung mereka yang tersumbat.

Ketika memutuskan untuk menggunakan humidifier, pastikan untuk rutin mengganti airnya dan bersihkan seluruh bagiannya setiap hari sesuai instruksi pabrik. Hal ini dilakukan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur pada humidifier.

Baca Juga: Ketika Anak Demam, Apa yang Harus Orang Tua Lakukan?

3. Suapkan makanan hangat

Makanan hangat seperti sup ayam bisa Moms buat untuk membantu meredakan batuk si kecil.

Selain berperan sebagai anti-inflamasi, suhu pada makanan berkuah hangat juga bisa menjadi alat penguap yang membantu melonggarkan lendir di saluran hidung.

4. Berkumur menggunakan air garam

Berkumur air garam memang sudah populer bagi banyak orang mengingat kegunaannya yang baik untuk kesehatan mulut.

Selain untuk mulut, air garam juga diklaim mampu meredakan iritasi tenggorokan penyebab batuk. Cukup campurkan 1/2 sendok teh garam dengan segelas air dan mintalah anak untuk berkumur dengan larutan tersebut.

Satu hal yang harus diperhatikan, berikanlah larutan garam ini kepada anak-anak yang sudah mengerti cara berkumur ya Moms. Jika anak dirasa belum bisa melakukannya, jangan paksakan mereka supaya kejadian air garam tertelan oleh anak dapat dihindari.

5. Tidur dengan bantal tambahan

Bantal tambahan pada aktivitas tidur si kecil berguna untuk membuka saluran udara pada tubuh mereka. Dengan begitu, lendir yang menyumbat hidung pun bisa mengalir keluar.

Moms bisa meletakkan bantal tambahan ini di bawah kasur si kecil agar posisi bantal tetap terjaga dan terbebas dari jangkauan tangan anak-anak. Meskipun begitu, sebaiknya cara ini tidak dilakukan pada anak di bawah 4 bulan sebelum dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

5. Gosokkan balsam

Apabila anak sudah menginjak usia di atas 2 tahun, Moms dapat menggosokkan balsam ke dada mereka. Menggosok dada si kecil menggunakan balsam dapat membantu menghilangkan sumbatan pada saluran pernapasan mereka.

Moms bisa memilih balsam khusus anak-anak dengan kandungan lidah buaya, kayu putih, lavender, atau rosemary. Contoh balsam anak yang banyak dijual di pasaran adalah Vicks BabyRub.

Tak hanya bisa melegakan si kecil, balsam juga mampu membuat anak-anak tertidur dengan lebih nyaman pada malam hari.

Nah, Moms. Demikian beberapa pengobatan rumahan yang bisa dipraktikkan untuk mengatasi batuk pada si kecil.

Selain mudah, cara-cara di atas tentunya lebih aman dari obat-obatan kimia yang memiliki efek samping. Walaupun begitu, jangan ragu untuk menghubungi dokter apabila batuk pada anak tidak kunjung membaik ya Moms!

Selanjutnya: Cegah Anak Obesitas, Simak Kiat Berikut Ini!

 

 

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Rumbai Kembali Naik Daun, Ini Cara Simpel Bikin Dekorasi Rumah Lebih Berkarakter

Tren rumbai kembali menghiasi interior rumah. Simak cara mudah mempercantik sofa, tirai, dan kursi agar ruangan makin estetik.  

Webster Green HC-130 Jadi Warna 2027, Sentuhan Hijau Klasik untuk Rumah Modern

Webster Green HC-130 jadi warna di 2027 dengan nuansa hijau klasik. Simak inspirasinya untuk rumah modern yang nyaman dan estetik.

6 Cara Menurunkan Berat Badan bagi Penderita Diabetes, Pasti Berhasil!

Inilah 6 cara menurunkan berat badan bagi penderita diabetes yang terbukti aman dan efektif. Simak sampai akhir, ya.

5 Perlindungan Keuangan bagi Wanita Menikah biar Siap Menghadapi Risiko

Wanita menikah perlu punya perlindungan keuangan sendiri. Simak 5 langkah ini untuk menjaga tabungan, aset, dan masa depan keluarga.

Pentingnya Peran Keluarga dalam Penanganan Kesehatan Jiwa

Kementerian Kesehatan mencatat ada sebanyak 9 dari 10 orang yang mengalami depresi belum terjangkau layanan kesehatan.

Foot Locker Day 2026 bakal Digelar, Satukan Merek Global hingga Penggemar Sneakers

MAP Active Indonesia bakal menggelar Foot Locker Day 2026 di kawasan M Bloc, Jakarta, pada 16 Oktober hingga 18 Oktober 2026.

Jarang Diketahui! Ini 6 Manfaat Probiotik untuk Kesehatan Organ Intim & Hormon Wanita

Dapatkan perlindungan ekstra untuk tubuh Anda dari dalam. Pahami bagaimana manfaat probiotik mampu menjaga pH vagina hingga jaga imunitas.

Kenapa Burger Tidak Sehat padahal Ada Sayur & Daging? Ketahui Bahayanya di Sini, yuk

Burger dianggap tidak sehat karena tinggi kalori dan lemak jenuh. Simak penjelasan mengenai risikonya serta tips mengolah burger agar lebih aman.

Coba 4 Pilihan Mie Sehat untuk Diet Ini agar Tetap Bisa Makan Enak Tanpa Takut Gemuk

Ingin makan mie tapi takut program penurunan berat badan gagal? Simak pilihan mie sehat untuk diet yang rendah kalori dan tinggi serat ini.

Yield Global Melonjak, Ini Strategi Investasi Obligasi di Era Bunga Tinggi

Kenaikan suku bunga The Fed dan imbal hasil US Treasury menandai era baru pasar obligasi global. Manulife selektif memilih tenor obligasi.