M O M S M O N E Y I D
HOME, AturUang

BPJS Bakal Terapkan Kelas Standar, Apakah Saatnya Beli Asuransi Tambahan?

BPJS Bakal Terapkan Kelas Standar, Apakah Saatnya Beli Asuransi Tambahan?
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Beberapa waktu lalu santer terdengar bahwa BPJS kesehatan akan menerapkan kelas standar mulai tahun ini. 

Eko Endarto, perencana keuangan Finansia Consulting mengatakan, langkah ini sebenarnya menunjukkan seperti apa kemampuan BPJS Kesehatan saat ini. Apabila dipaksa menggunakan kelas 1, 2, dan 3, tapi pelayanannya setengah-setengah, tentu dampaknya tidak akan maksimal.

Baca Juga: Perlukah Menambah Asuransi Jika Sudah Memiliki BPJS? Baca Penjelasan Berikut

Para peserta BPJS Kesehatan mau tak mau harus menerima kebijakan tersebut. Namun, sebenarnya untuk menyiasati agar tetap aman dengan pelayanan kesehatan, kita bisa melakukan beragam cara. Salah satunya dengan menambah asuransi swasta.

Saran Eko, jika memang baru berniat menambah asuransi swasta, harus membandingkan dahulu kekurangan dan kelebihan dari JKN. Ada kekurangan JKN yang bisa ditutupi dengan kelebihan asuransi.

Begitu pun sebaliknya. Ada kekurangan pada asuransi swasta bisa dikover oleh kelebihan dari BPJS Kesehatan.

"Sebelum memutuskan membeli asuransi dengan tujuan melengkapi BPJS Kesehatan, sebaiknya kita mencari tahu dahulu bagaimana konsep kelas standar itu, " kata Eko. 

Misalnya saja, mencari tahu di rumahsakit sekitar tempat tinggal atau kantor, seperti apa kelas standar yang nanti ditawarkan. Jika memang tidak sesuai dengan harapan, baru mempertimbangkan pembelian asuransi tambahan.

 Namun, yang perlu diingat, ketika menggunakan program BPJS Kesehatan dan mendapat kelas standar, sebenarnya kita bisa memilih kelas yang lebih tinggi. Hanya saja, harus menyiapkan tambahan biaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang Pesawat saat Arus Mudik Lebaran

Pergerakan penumpang di 37 bandara InJourney Airports secara kumulatif sebanyak 4,41 juta penumpang saat arus mudik Lebaran​.

Robert Kiyosaki Bilang, Uang Tunai Bukanlah Sampah saat Terjadi Kehancuran Pasar

Investor kawakan Robert Kiyosaki mengungkapkan, uang tunai bukanlah sampah saat terjadi kehancuran pasar global.

Anjlok Parah Rp 50.000! Cek Harga Emas Antam Hari Ini Senin (23/3)

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Senin (23/3/) anjlok drastis dibandingkan dari perdagangan Minguu (22/3)

Harga Emas Ambles Dekati US$ 4.300, Kenaikan Tahun Ini Tersisa Sekitar 2%

Harga emas melandai, karena risiko kenaikan inflasi telah mengurangi prospek penurunan suku bunga dalam waktu dekat.

5 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari Ibu Menyusui, Berpengaruh pada Bayi!

Ada 5 kandungan skincare yang harus dihindari ibu menyusui. Apa saja? Simak informasi selengkapnya di sini.  

Promo Burger King Kupon Maret: Rayakan Lebaran dengan Menu Favorit Super Hemat

Promo Burger King Kupon Maret 2026 tawarkan menu lengkap mulai Rp 5.000 saja! Cek daftar harga hemat untuk Lebaran.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Senin (23/3) Tidak Berubah

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Senin (23/3) tidak mengalami perubahan di berbagai varian  

Risiko Kista Ovarium: Waspada Jika Anda Termasuk 4 Tipe Wanita Ini!

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 4 tipe wanita yang paling rentan terkena kista ovarium. Simak, ya.    

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini Senin 23 Maret 2026, Harus Kreatif

Cek ramalan 12 zodiak hari ini soal keuangan dan karier, simak peluang, tantangan, dan strategi sukses Anda hari ini secara lengkap di sini.​

Pemilik Mobil Listrik Jangan Cemas, Ada 1.681 SPKLU di Jalur Trans Sumatra-Jawa-Bali

PLN menyiapkan 1.681 unit SPKLU berada di jalur mudik dan balik Trans Sumatera dan Jawa–Bali dengan rata-rata jarak antar SPKLU 22 kilometer.