M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Bisa Merusak Otak Anak, Ini 4 Bahaya Konten Pornografi bagi Anak

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Di era digital seperti saat ini, semakin mudah bagi siapa pun tidak terkecuali anak untuk mengakses berbagai konten. Salah satu konten yang tergolong berbahaya namun tak jarang dilihat oleh anak-anak dan remaja adalah konten pornografi.

Pada dasarnya, konten pornografi dapat merusak otak bahkan pada orang dewasa. Jika konten pornografi dinikmati oleh anak, efek negatifnya bagi otak anak akan muncul lebih dini dan bisa terbawa hingga mereka dewasa.

Melansir laman Pusat Penyuluhan Sosial, Heru Cahyo Romadhon, S.Tr.Sos selaku Penyuluh Sosial di Dinas Sosial DIY memaparkan 4 bahaya konten pornografi bagi anak. Simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: Pelajari 4 Kandungan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil, Apa Saja?

1. Kecanduan

Konten pornografi rentan membangkitkan rasa penasaran pada anak bahkan saat mereka tidak sengaja melihatnya. Saat rasa penasaran anak terhadap pornografi muncul, itu bisa mendorong mereka untuk melihatnya lebih banyak. Jika dibiarkan, anak bisa menjadi kecanduan untuk melihat berbagai konten berbau pornografi.

Dibandingkan dengan kecanduan lainnya, kecanduan terhadap pornografi berisiko menyebabkan kerusakan otak yang lebih berat, menurut Donald L. Hilton selaku Ahli Bedah Saraf di Rumah Sakit San Antonio Amerika Serikat. Tidak hanya memengaruhi fungsi luhur otak, kecanduan pornografi juga dapat merangsang fisik dan emosi anak yang diikuti dengan perilaku seksual.

2. Merusak fungsi otak anak

Pornografi dapat merusak otak anak khususnya pada bagian otak depan yang bernama Pre Frontal Cortex (PFC) karena bagian otak anak ini belum matang sempurna. Jika bagian otak ini rusak, itu bisa mengakibatkan konsentrasi anak menurun serta membuat anak kesulitan untuk memahami, berpikir kritis, menahan diri, menunda kepuasan, hingga merencanakan masa depan.

Faktanya, Pre Frontal Cortex (PFC) memegang peranan penting dalam tubuh manusia yang membedakannya dengan hewan. Apabila bagian otak anak ini mengalami kerusakan, anak akan kesulitan untuk bermain dengan teman-temannya karena fungsi kesenangan di otak mereka sudah berbeda dengan anak lain seumurannya.

3. Mendorong anak untuk mencoba dan meniru

Seorang Dokter Anak Forensik sekaligus anggota di Fakultas Kedokteran Universitas Carolina Utara bernama Sharon Cooper mengungkapkan bahwa anak-anak dan remaja lebih rentan terhadap paparan gambar porno dibandingkan orang dewasa. Ini karena adanya neuron cermin di otak anak.

Neuron cermin sendiri merupakan sel-sel otak yang mampu membuat anak merasakan atau mengalami apa yang mereka tonton termasuk konten pornografi.

Neuron cermin memainkan peran penting terhadap cara anak belajar yang mana sebagian besar cara mereka belajar dilakukan melalui peniruan dan melibatkan neuron cermin. Itulah sebabnya, anak akan cenderung terdorong untuk mencoba dan meniru hal-hal berbau seksual setelah mereka menonton konten pornografi.

4. Mendorong anak untuk melakukan tindakan seksual

Anak-anak yang terpapar pornografi bisa saja mencoba melakukan tindakan seksual guna menjawab rasa penasarannya. Tindakan seksual akan semakin sulit dicegah saat anak mulai memasuki usia remaja namun tidak mendapatkan pendidikan dan pemahaman seksual yang baik.

Jika tidak diatasi, paparan pornografi akan mendorong anak-anak dan remaja untuk menormalkan kekerasan seksual, menciptakan harapan yang tidak realistis terhadap pasangan dan hubungan intim, serta meningkatkan risiko kecanduan.

Nah, itulah sederet bahaya pornografi bagi anak. Kira-kira, apa saja tindakan yang bisa orang tua lakukan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya pornografi kepada anak? Berikut beberapa di antaranya:

  1. Berikan pendidikan seks beserta hal-hal yang harus anak hindari. Mulai dari organ vitalnya yang tidak boleh disentuh orang lain atau pun menyaksikan konten pornografi.
  2. Jelaskan berbagai bahaya dari paparan pornografi yang dapat merusak diri anak. Beri tahu anak secara jelas dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
  3. Jalin komunikasi yang intens agar anak tidak merasa kesepian dan berkeinginan untuk mencoba berbagai kegiatan yang negatif.
  4. Berdiskusi dan menghargai pendapat anak juga menjadi salah satu cara untuk membuat anak memahami bahaya konten yang belum seharusnya mereka lihat. Jadi, hargai setiap pendapat yang anak berikan dari hasil diskusi yang Anda dan anak lakukan.
  5. Berikan pengawasan dengan membatasi penggunaan gadget anak supaya tidak berlebihan. Dengan membatasi konten berbahaya pada gadget anak, itu dapat mencegah pengaruh pornografi bagi mereka di era digital seperti saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.