M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Bikin Rendang Jadi Gagal, Ini 4 Kesalahan Saat Memasak Rendang yang Sering Dilakukan

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Sering gagal memasak rendang? Inilah berbagai kesalahan saat memasak rendang yang umum terjadi dan cukup sering dilakukan.

Memasak rendang memang tak gampang. Selain karena bahan & bumbunya banyak, waktu memasaknya yang lama pun cukup membuat para pemula kesulitan dalam memasak hidangan ini.

Berbagai kesalahan saat memasak rendang sebetulnya cukup wajar terjadi, mengingat memasak rendang memang tak mudah.

Namun untuk memperkecil peluang gagal memasak rendang, MomsMoney dari Royco telah hadirkan sederet kesalahan saat memasak rendang yang cukup umum dilakukan. Moms bisa menghindari kesalahan-kesalahan tersebut agar masakan rendang jadi sempurna.

Baca Juga: Anti Gagal, Ini 5 Tips Ampuh Mengolah Rendang Supaya Empuk dan Enak

Rendang mengeluarkan sedikit berminyak

Memasak Rendang
Memasak Rendang

Kesalahan pertama saat memasak rendang biasanya karena rendang hanya mengeluarkan sedikit minyak.

Pesona rendang terletak pada minyaknya. Minyak rendang dapat membuat bumbu/kuah rendang lebih terasa gurih.

Namun pernahkah Moms memasak rendang, tapi minyak yang keluar hanya sedikit atau bahkan takkeluar sama sekali? Mungkin ada yang salah dengan bahan-bahan yang Moms pakai.

Baca Juga: Anti Gagal, Ikuti 6 Tips Masak Wagyu Agar Enak Seperti Buatan Koki

Minyak pada rendang bisa keluar apabila rendang dimasak minimal 4 jam. Semakin kering rendang, semakin banyak minyak yang akan keluar dan membuat rendang jadi gurih.

Untuk bisa membuat masakan rendang jadi kering, memang memerlukan waktu memasak yang tidak sebentar, yakni bisa 5-6 jam.

Jika rendang masih agak basah (bumbunya masih sangat berminyak) dan menggumpal, maka hidangan tersebut bukanlah rendang, melainkan Kalio.

Ayam Kalio Bumbu Padang
Ayam Kalio Bumbu Padang

Baca Juga: Berkualitas Baik, Ikuti Cara Memilih dan Memasak Santan Agar Tidak Pecah

Pemilihan santan

Kesalahan saat memasak rendang biasanya terletak dari pemilihan santan yang asal-asalan.

Seharusnya, santan yang dipilih merupakan santan kental yang berasal dari kelapa tua. Sayangnya, masih banyak orang yang memasak rendang menggunakan santan dari kelapa yang belum terlalu tua. Akibatnya, rendang jadi tidak berminyak.

Jika ingin memasak rendang, cobalah untuk selalu memilih santan kental dari kelapa tua. Melansir dari Wonderful Indonesia, disarankan untuk tidak menambahkan air ke dalam santan kental tadi agar bumbu rendang jadi semakin gurih

Baca Juga: Pernah Beli Daging Keras? Simak 5 Cara Bikin Daging Alot Jadi Empuk

Memasak Rendang
Memasak Rendang

Daging alot

Kesalahan saat memasak rendang yang umum dilakukan oleh pemula biasanya karena mereka menyajikan masakan rendang yang berdaging alot sehingga susah dikunyah.

Pakailah bagian daging yang padat namun tetap lunak seperti paha sapi ataupun sengkel (betis).

Disarankan untuk tidak memilih daging bagian has dalam karena pasti akan mudah hancur ketika proses memasak hingga 4 jam lebih.

Baca Juga: 4 Kesalahan yang Dilakukan Saat Merebus Daging Sapi

Bumbu Rendang Sedikit

Kesalahan saat memasak rendang yang terkadang tak sengaja terjadi adalah karena bahan & bumbu untuk mengolah masakan rendang tak cukup.

Akibatnya, rasa masakan rendang jadi tak maksimal dan bumbu/kuah rendang pun jadi sedikit.

Agar tak salah memperkirakan bahan & bumbu yang dibutuhkan, MomsMoney punya caranya.

Baca Juga: Beda Tekstur Daging hingga Warna, Ini Perbedaan Ayam Kampung dan Ayam Negeri

Melansir dari Royco, di setiap 1 kg daging sapi yang digunakan, pakailah santan kental yang dihasilkan dari 3-4 butir kelapa tua.

Jangan lupa untuk selalu memasukkan bahan dan rempah-rempah yang masih fresh agar bumbu sedap rendang menguar di seluruh masakanmu.

Itu dia sederet kesalahan saat memasak rendang yang umum terjadi dan cukup sering dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Datang Terlambat dan Lebih Singkat

BMKG memprediksikan, awal musim hujan periode 2026-2027 di 529 Zona Musim atau 61,08% wilayah Indonesia akan mengalami kemunduran. 

4 Warna Beige Benjamin Moore untuk Rumah yang Terasa Hangat dan Modern

Inilah 4 warna beige Benjamin Moore pilihan desainer ini untuk rumah yang hangat dan modern, lengkap dengan tips biar interior krem tidak monoton.  

6 Kebiasaan Pagi biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Buang Waktu Banyak

Ini 6 kebiasaan pagi untuk menjaga rumah tetap rapi, nyaman, dan teratur tanpa menghabiskan banyak waktu sebelum beraktivitas.

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan Bikin Transaksi QRIS Lebih Praktis

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan memudahkan akses fitur serta pengisian nominal QRIS agar transaksi harian terasa lebih praktis.

7 Cara Ubah Pendapatan Biasa Menjadi Aset Jangka Panjang untuk Masa Depan

Ubah pendapatan biasa menjadi aset jangka panjang lewat 7 cara sederhana, dari mengelola uang, investasi, utang, bisnis hingga dana darurat.  

IHSG Anjlok 1,69% Jelang Keputusan BI, Waspada Volatilitas Tinggi

Investor perlu tetap berhati-hati, tanpa bereaksi berlebihan terhadap pergerakan jangka pendek.     

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Putra Indonesia Susul Tim Putri ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak perempat final, Selasa (22/9), Tim Putra Indonesia menyusul Tim Putri ke semifinal.

Diluncurkan Sejak 2019, Begini Capaian QRIS dari Domestik hingga Rambah Mancanegara

Begini perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ​sejak diluncurkan tahun 2019.    

Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan

Arus dana institusional, perkembangan regulasi aset digital AS, dan turunnya harga minyak menjadi sejumlah katalis penguatan Bitcoin.

Peringatan Dini Cuaca Besok (23/9), Hujan Sangat Lebat Masih Turun di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 23 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi ini.