M O M S M O N E Y I D
Bugar

Begini Cara Mengenal Gejala DBD dan Pencegahannya

Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengingatkan adanya peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di musim kemarau. Ini karena saat suhu meningkat, frekuensi gigitan nyamuk pun akan ikut meningkat.

Tentu dengan begitu, masyarakat pun harus mewaspadai penyakit ini. Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Erni J. Nelwan pun menjelaskan cara mengenal gejala dan tanda DBD.

Beberapa tanda dan gejala DBD yaitu, mendadak demam tinggi, sakit kepala, nyeri pada tulang dan otot, timbul bercak kemerahan, hidung berdarah, sakit di belakang mata, mual dan muntah, serta kelelahan.

Meski begitu, dia menyebut bahwa gejala tersebut tidak khas. "Tapi dominannya demam," ujar Erni dikutip dari keterangan tertulis di situs Kemenkes, Senin (17/6).

Dia pun menjelaskan cara pencegahan dan pemberantasan DBD ini. Menurutnya, pencegahan dan pemberantasan sangat penting dilakukan dengan vaksinasi dan tanpa mengenyampingkan upaya 3M plus yaitu, menguras (membersihkan) bak mandi, vas bunga atau wadah lain yang berisiko, menutup rapat tempat penampungan air, memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas, dan mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk.

“Saat ini, kita juga sudah ada vaksin dan punya upaya teknologi nyamuk ber-Wolbachia agar virus tidak survive,” Erni.

Baca Juga: Kemenkes Sebut Ada Potensi Peningkatan Kasus DBD Saat Kemarau

Selain teknologi wolbachia untuk tindakan preventif dengue, salah satu inovasi yang juga dilakukan Kemenkes adalah vaksin DBD yang mampu mengurangi risiko komplikasi serius demam berdarah dengue. Vaksin DBD tersebut belum masuk program, tetapi sudah dapat diakses dan BPOM sudah memberikan persetujuan untuk vaksin itu.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kemenkes Imran Pambudi mengatakan bahwa Kemenkes melakukan enam strategi nasional penanggulangan dengue sebagai respons kenaikan kasus DBD. Pertama, penguatan manajemen vektor yang efektif, aman, dan berkesinambungan. Kedua, peningkatan akses dan mutu tata laksana dengue.

Ketiga, penguatan surveilans dengue yang komprehensif serta manajemen KLB yang responsif. Keempat, peningkatan pelibatan masyarakat yang berkesinambungan. Kelima, penguatan komitmen pemerintah, kebijakan manajemen program, dan kemitraan. Keenam, pengembangan kajian, invensi, inovasi, dan riset sebagai dasar kebijakan dan manajemen program berbasis bukti.

“Yang sangat penting adalah poin kelima dan keenam ini, karena bagaimanapun juga daerah yang mempunyai kendali, dan kepala daerah yang memimpin langsung pemberantasan DBD akan memberikan dampak yang sangat positif,” kata Imran.

Selain enam strategi nasional, Kemenkes juga mengeluarkan inovasi kebijakan penanggulangan dengue, yaitu pemberantasan sarang nyamuk (PSN), revitalisasi kelompok kerja operasional (pokjanal) DBD, penguatan surveilans dan sistem kewaspadaan dini dan respons, teknologi vektor nyamuk ber-Wolbachia, dan imunisasi dengue.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 22 Agustus 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Akhir Pekan Didominasi Cerah, Suhu Capai 33°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah akhir pekan didominasi cerah dan berawan, dengan suhu mencapai 33 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Akhir Pekan di Jawa Timur, Pantau Wilayah yang Berkabut

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada akhir pekan didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 33 derajat Celsius.

Hiplay Playground Bawa Si Juki hingga Bona & Friends Lebih Dekat ke Keluarga

​Hiplay Playground menjadi salah satu wadah yang mempertemukan IP lokal dengan masyarakat, brand dan pelaku industri kreatif.

Penasaran Kondisi Gigi Lebih Detail? Klinik Ini Punya Teknologi 3D

​Memasuki usia ke-13, OMDC Group mengembangkan layanan pemeriksaan gigi dengan menggunakan teknologi 3D CBCT.

Bakal Cerah dan Berawan, Begini Prakiraan Cuaca Banten di Akhir Pekan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di seluruh wilayah Banten akan cerah, sementara lusa akan cerah dan berawan.

Mau Perut Rata & Tubuh Langsing? Coba 5 Ramuan Alami untuk Menurunkan Berat Badan Ini

Ingin hempas lemak perut secara aman? Temukan pilihan ramuan alami untuk menurunkan berat badan yang mudah dibuat di rumah.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan, Cerah hingga Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di seluruh wilayah DKI Jakarta akan cerah, sementara lusa akan didominasi cuaca berawan.

Tak Cuma jadi Pendamping Mi, Coba 5 Cara Menikmati Kimchi yang Unik dan Lezat

Ubah kimchi jadi hidangan istimewa lewat 5 pilihan cara menikmati kimchi yang mudah dibuat sendiri di rumah.  

YUPI Bagi Dividen Interim, Segini Potensi Yield Dividen

YUPI akan membagikan dividen interim Rp 17,01 per saham. Potensi yield sekitar 1,28% berdasarkan harga saham 21 Agustus 2026.