M O M S M O N E Y I D
Santai

Begini Cara Menerjemahkan Pesan di WhatsApp Sebelum Dikirim

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - WhatsApp menjadi aplikasi perpesanan populer yang tak ingin kalah saing dengan Telegram. Fitur terjemahan pesan di WhatsApp hampir mirip dengan fitur di Telegram. Cara menjermahkan pesan di WhatsApp juga mudah. 

Fitur terjemahan pesan di WhatsApp ini akan membantu pengguna menejermahkan pesan di WhatsApp sebelum dikirim. 

Pengguna bisa dengan mudah menerjemahkan pesan di WhatsApp tanpa perlu menambahkan aplikasi lainnya. 

WhatsApp memiliki fitur terjemahan bawaan yang dapat membantu Anda memahami pesan yang ditulis dalam berbagai bahasa. 

Baca Juga: Begini Cara Membuat NGL Link WhatsApp, Bisa Kirim Pesan Rahasia Secara Anonim

Lalu, bagaimana cara menerjemahkan pesan di WhatsApp? Berikut caranya:

Cara menerjemahkan pesan di WhatsApp 

1. Buka obrolan WhatsApp dan ketik pesan baru

2. Tekan lama (ketuk dan tahan) pada pesan hingga menu muncul.

3. Pilih "Lainnya" dari menu.

4. Pilih opsi "Terjemahkan" yang muncul.

5. Jendela pop-up akan muncul menampilkan pesan yang diterjemahkan.

6. Jika pesan tidak diterjemahkan ke bahasa pilihan Anda, Anda dapat memilih bahasa yang Anda inginkan untuk menerjemahkan pesan tersebut.

ilustrasi chat whatsapp
ilustrasi chat whatsapp

Fitur terjemahan di WhatsApp memudahkan untuk memahami pesan yang ditulis dalam berbagai bahasa. 

Untuk menggunakan fitur ini, hanya perlu beberapa ketukan, Anda dapat menerjemahkan pesan apapun dalam percakapan WhatsApp dan memastikan bahwa Anda selalu sepaham dengan teman dan keluarga. 

Namun perlu diketahui, fitur terjemahan otomatis ini tidak selalu 100% akurat dan mungkin memiliki kesalahan, jadi sebaiknya periksa kembali pesan yang diterjemahkan sebelum mengirim atau menindaklanjutinya. 

Baca Juga: Ingin Kirim Foto Sekali Lihat di Telegram? Yuk Simak Tips dan Caranya

Fitur edit pesan 

Fitur edit pesan WhatsApp akan segera dirilis. Fitur ini memungkinkan pengguna WhatsApp bisa mengubah isi pesan yang sudah dikirim. 

Informasi saja, fitur edit pesan WhatsApp telah bocor di media sosial. Bahkan, sudah ada cara ubah pesan WA dengan mudah. 

Tapi, fitur edit pesan WhatsApp ini masih dalam tahap pengujian. WhatsApp belum mengumumkan secara resmi mengenai perilisan fitur edit pesan WhatsApp. 

Mengutip WABetaInfo, tangkapan layar dari fitur edit chat WhatsApp telah dibagikan. Untuk menyoroti bahwa pesan telah diedit, WhatsApp akan menggunakan tag Diedit khusus.

Nantinya, pengguna yang mengedit pesan atau chat WhatsApp bisa melihat salah satu pesan dengan tag diedit di sebelah stempel waktu. 

Tetapi, pengguna WhatsApp tidak bisa melihat pesan sebelumnya yang sudah diedit. 

Fitur baru yang diedit tampaknya seperti opsi alternatif untuk fitur hapus pesan.

Baca Juga: Begini Cara Transfer Foto dari iPhone ke Flash Drive Anti Gagal

Saat ini, pengguna memiliki waktu sekitar dua hari untuk menghapus teks setelah dikirim. Namun, tidak ada jaminan bahwa pesan tersebut akan dihapus.

Di sisi lain, laporan WAbetaInfo menunjukkan, WhatsApp akan memberi pengguna waktu sekitar 15 menit untuk mengedit pesan setelah mengirimkannya.

Bahkan, dalam kasus pesan yang diedit, tidak ada konfirmasi bahwa pesan tersebut akan diedit.

Jika penerima pesan tidak menyalakan perangkatnya atau offline selama sekitar satu hari atau lebih, pesan tersebut mungkin tidak dapat diedit. 

Fitur baru ini masih dalam pengembangan, yang pada dasarnya berarti penguji beta WhatsApp pun tidak akan memiliki akses ke fitur tersebut untuk saat ini.

Itulah cara menerjemahkan pesan di WhatsApp yang tak banyak diketahui banyak orang. Anda bisa menggunakan fitur terjemahan pesan di WhatsApp tanpa perlu menggunakan aplikasi tambahan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.

Beli Emas Jangan Asal Murah, Selisih Harga Jual dan Buyback Bisa Beda Jauh

Semakin kecil spread, umumnya semakin cepat peluang untuk mendapatkan cuan saat menjual kembali emas.

Prakiraan Cuaca Besok (21/7) dan Lusa di Banten, Diprediksi Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Selasa (21/7) dan lusa, Rabu (22/7) di wilayah Banten akan cerah dan berawan.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (21/7), Hujan Ringan di Tiga Wilayah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa (21/7) didominasi berawan, hujan ringan hanya di tiga wilayah.