M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Begini Cara Atasi Kecanduan Anak Terhadap Gawai Selama Pandemi

Reporter: Andy Dwijayanto  |  Editor: Andy Dwijayanto


MOMSMONEY.ID - Pandemi menyebabkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah terganggu, mau tidak mau metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) pun dilakukan. Sayangnya, metode ini dikeluhkan kurang efektif dan menyebabkan anak justru lebih dekat dengan gawai. Orangtua sulit membatasi anaknya memegang gawai dengan alasan untuk belajar padahal sebenarnya hanya bermain media sosial maupun game.

Stefanus Hutajulu, Guru Bina Bangsa School menyebut ada penurunan kualitas anak Indonesia yang terpampang nyata di mata publik. Anak yang terlalu menikmati gawai jadi tidak responsif dalam belajar dan sulit menyerap materi ajar. Oleh karena itu, menurutnya pemerintah perlu menyusun kurikulum online serta infrastruktur yang tepat agar anak bisa tetap mengembangkan potensinya.

“Sekarang anak-anak SD diberi foto pahlawan atau presiden itu tidak tahu, tetapi kalau gambar artis dan selebgram mereka tahu. Lagu-lagu perjuangan mereka tidak hafal, pancasila tidak hafal, tetapi kalau lagu populer hafal, ini berbahaya dalam jangka panjang kita harus sadar,” ujarnya kepada KONTAN, Rabu (7/7)

Baca Juga: Faktor Penting Melakukan Meditasi saat WFH di Masa Pandemi

Senada, Nurhawatip Guru SMA Budi Mulia Utama menyebut bahwa selama di rumah siswa sangat sulit belajar karena aura dan lingkungan belajar tidak tercipta. Belum lagi pengawasan orangtua yang minim karena juga melakukan WFH di rumah. Tanpa pengawasan, penggunaan gawai akan membuat penurunan daya ingat, daya tangkap dan merusak mata, bahkan membuat emosi anak sulit dikontrol.

Lalu bagaimana sih cara atasi ketergantungan anak terhadap gawai selama pandemi? simak ulasan berikut yang dirangkum dari berbagai sumber ;


Atur Jam Penggunaan
Karena relaksasi penggunaan gawai diberikan untuk kepentingan belajar, sebaiknya orangtua memberi aturan dalam penggunaan gawai. Salah satunya adalah jam penggunaan mengikuti waktu sekolah.

Selain itu, orangtua juga harus tegas dalam melaksanakan aturan dan jangan terlihat selalu dalam kondisi memenag gawai karena anak akan merasa diperlakukan tidak adil. Buatlah aturan bersama yang melibatkan anak untuk menentukan jam-jam berapa diperbolehkan memegang gawai.

Block aplikasi dan game
Anda  bisa membatasi penggunaan gawai untuk kegiatan yang diinginkan dengan memblock aplikasi berbahaya dan game yang tidak sesuai ketentuannya. Misalnya menggunakan password untuk mengakses Playstore maupun Applestore sehingga anak tidak akan menginstall aplikasi tanpa sepengetahuan kita.

Baca Juga: Olahraga Di Rumah Saat PPKM, Tenang Ada Rekomendasi Channelnya, lo.

Batasi Penggunaan Kuota Data
Anda perlu mengatur penggunaan data agar anak-anak tidak kebablasan dalam menggunakan gawai. Pembatasan ini perlu juga dibarengi dengan pemahaman bahwa kuota data atau internet itu berbayar sehingga akan timbul rasa tanggungjawab anak untuk menggunakan dengan sebaik-baiknya.

Ajak anak bermain
Dalam situasi pandemi dan WFH memang orangtua akan kesulitan dalam mengatur waktu bermain bersama anak. Namun banyak permainan yang bisa dilakukan tanpa harus ikut selalu terlibat, salah satunya permainan mencari harta karun. Anda bisa membuat peta rumah dan menaruh sebuah ‘harta karun’ kemudian meminta anak untuk mencarinya, atau permainan lainnya. 

Nah bagi Anda yang kesulitan mengontrol aktivitas anak dengan gawainya, boleh terapkan empat hal di atas ya. Semoga anak-anak tidak ketergantungan terhadap gawai dan tetap aktif belajar selama pandemi. Selamat mencoba!

Selanjutnya: Cara Mudah Agar Anak Tidak Rewel Saat Kemping Keluarga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trailer dan Poster Film Hasut Dirilis, Sajikan Horor Lewat Suara

Tuta Films merilis trailer dan poster resmi film Hasut yang jadi debut penyutradaraan Ilya Sigma.     

Tanpa 7 Organ Tubuh Ini Ternyata Manusia Masih Bisa Hidup dan Beraktivitas, lo

Beberapa organ tubuh bersifat pendukung. Simak daftar organ tubuh yang membuat manusia tetap bisa bertahan hidup meski tanpa organ tersebut.

Penerapan AI Demi Perluas Pasar bagi UMKM

Penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam pemasaran bisa memperluas jangkauan produk besutan dari para UMKM.

Kain Bekas Jadi Alas Bingkai Foto, Ini Ide Dekorasi Rumah yang Penuh Kenangan

Kain bekas bisa diubah menjadi alas bingkai foto unik untuk mempercantik rumah sekaligus menyimpan kenangan lebih bermakna.

5 Area Rumah yang Boleh Berantakan biar Hunian Tetap Rapi dan Tertata

Tidak semua sudut rumah harus selalu rapi. Kenali lima area yang boleh menampung barang agar rumah tetap nyaman dan tertata.

Akad Kredit Rumah: 7 Hal yang Wajib Dicek Sebelum Tanda Tangan KPR

Jangan buru-buru tanda tangan KPR, pahami proses akad kredit rumah, cicilan, tenor, biaya, dan dokumen pentingnya.

Perbedaan Asuransi Berjangka dan Seumur Hidup biar Gak Salah Memilih

Kenali perbedaan asuransi berjangka dan seumur hidup sebelum memilih perlindungan finansial yang sesuai kebutuhan keluarga.

Asuransi Mobil Online Tawarkan Pilihan All Risk dan TLO, Ini Kemudahannya

​Cermati Protect menyediakan pilihan perlindungan all risk dan total loss only (TLO) untuk mobil dengan pengajuan secara online.

Kaya Nutrisi! Ini 7 Manfaat Madu untuk Tumbuh Kembang Si Kecil & Usia Amannya

Ini 7 manfaat madu untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan pencernaan anak. Lengkap dengan panduan penting pemberian madu yang aman.

Run & Rise 2026: Saat Ribuan Langkah Berlari untuk Air Bersih Anak Indonesia

Run & Rise 2026 melibatkan lebih dari 1.200 peserta sekaligus mengajak masyarakat ikut mendukung akses air bersih bagi anak-anak.