M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Bedak Johnson & Johnson Ditarik Karena Mengandung Asbestos, Ini 4 Bahaya Asbestos!

Bedak Johnson & Johnson Ditarik Karena Mengandung Asbestos, Ini 4 Bahaya Asbestos!
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Perusahaan Johnson & Johnson baru-baru ini mengumumkan akan mengakhiri penjualan produk bedak berbasis talc mereka di seluruh dunia pada tahun 2023.

Dikutip dari Asbestos.com, alasan Johnson & Johnson melakukan tindakan tersebut lantaran perusahaan ini telah mendapatkan ribuan tuntutan hukum dari konsumen dan penyintas kanker yang mengklaim bahwa kebanyakan produk bedak Johnson & Johnson terkontaminasi salah satu karsinogen bernama asbestos yang berisiko menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Asbestos sebagaimana dilansir dari Kinnect adalah serat mineral tak kasat mata yang relatif aman jika terbungkus dan bahan yang dikandungnya tetap tidak rusak. Namun, jika asbestos terganggu atau rusak, serat mikroskopis ini akan terbawa udara dan bisa dengan mudah masuk ke dalam tubuh serta terperangkap saat terhirup atau tertelan.

Baca Juga: Waspadai, Ini 4 Penyakit yang Ditandai dengan Rasa Sakit Perut Bagian Bawah

Melansir laman Agency for Toxic Substances and Disease Registry dan Marquette University, paparan asbestos yang tinggi dapat membahayakan kesehatan tubuh dan menyebabkan beragam penyakit serius. Patut Anda tahu, inilah 4 penyakit yang dapat disebabkan oleh paparan asbestos.

1. Asbestosis

Asbestosis adalah penyakit pernapasan yang serius, kronis, dan non-kanker. Penyakit ini berupa jaringan parut di paru-paru yang disebabkan oleh serat asbestos yang terhirup.

Adapun gejala dari penyakit asbestosis meliputi sesak napas dan suara berderak kering di paru-paru saat menghirup.

Asbestosis biasanya terjadi pada orang-orang dengan paparan asbestos yang sangat tinggi dalam waktu yang lama. Pada stadium lanjut, penyakit asbestosis dapat menyebabkan gagal jantung.

2. Kanker paru-paru

Kanker paru-paru akibat paparan asbestos menyebabkan jumlah kematian yang besar. Kasus kanker paru-paru pada orang yang terlibat langsung dalam penambangan, penggilingan, pembuatan, dan penggunaan asbestos jauh lebih tinggi daripada populasi umum.

Gejala kanker paru-paru yang paling umum meliputi batuk dan perubahan pernapasan. Gejala lainnya termasuk sesak napas, nyeri dada terus-menerus, suara serak, dan anemia.

Orang yang telah terpapar asbestos dan terkena beberapa karsinogen lainnya seperti asap rokok memiliki risiko lebih besar terkena kanker paru-paru daripada orang yang hanya terpapar asbestos. Satu studi menemukan bahwa pekerja asbestos yang merokok memiliki kemungkinan 90 kali lebih tinggi terkena kanker paru-paru dibandingkan orang yang tidak merokok atau pernah terpapar asbestos.

3. Mesothelioma

Mesothelioma adalah bentuk kanker langka yang paling sering terjadi pada lapisan selaput tipis paru-paru, dada, perut, dan terkadang jantung.

Sekitar 200 kasus mesothelioma didiagnosis setiap tahun di Amerika Serikat. Dan, hampir semua kasus mesothelioma berkaitan dengan paparan asbestos.

Orang-orang yang bekerja di tambang asbestos, pabrik asbestos, dan galangan kapal yang menggunakan asbestos serta orang yang membuat dan memasang insulasi asbestos memiliki peningkatan risiko mesothelioma.

4. Penyakit pleura

Penyakit pleura adalah kondisi paru-paru non-kanker yang menyebabkan perubahan pada membran yang mengelilingi paru-paru dan rongga dada (pleura).

Selaput dapat menjadi lebih tebal di seluruh penebalan pleura difus atau di daerah yang terisolasi plak pleura. Cairan juga dapat menumpuk di sekitar paru-paru atau yang biasa disebut sebagai efusi pleura.

Tidak semua orang dengan perubahan pleura akan mengalami masalah pernapasan. Tetapi, beberapa mungkin memiliki fungsi paru-paru yang kurang efisien.

Moms, itulah 4 penyakit yang dapat disebabkan oleh paparan asbestos. Selain kanker paru-paru dan mesothelioma, paparan asbestos juga bisa menyebabkan kanker laring dan ovarium. Bukti saat ini menunjukkan bahwa paparan asbestos juga dapat menyebabkan kanker faring, lambung, dan kolorektum.

Jika selama ini Anda merasa sering terpapar asbestos, pastikan untuk segera mengunjungi dokter atau penyedia layanan medis lainnya. Ini dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada sistem pernapasan sekaligus menurunkan kemungkinan penyakit berkembang dan memperlambat perkembangan penyakit yang ada.

Adapun beberapa perawatan pencegahan yang berkaitan dengan paparan asbestos meliputi sebagai berikut:

  • Melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur
  • Melakukan vaksinasi rutin terhadap flu dan pneumonia pneumokokus
  • Berhenti merokok
  • Menghindari paparan asbestos lebih lanjut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?