M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Banyak Startup Gulung Tikar, Begini Cara Sukses Dirikan Startup

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID -  Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa 80 hingga 90 persen startup (perusahaan rintisan) di Indonesia gagal saat merintis. Lalu bagaimana cara sukses mendirikan Startup?

Fenomena banyaknya startup gulung tikar ini cukup memprihatinkan karena startup berpeluang mengembangkan potensi ekonomi digital Indonesia, dan memecahkan berbagai permasalahan global.

Baca Juga: 5 Rutinitas Pagi untuk Membantu Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari

Lalu, bagaimana kiat sukses untuk mendirikan startup? Tiga tips dikupas tuntas oleh Reza Zamir, Product Manager SEVIMA, dalam Seminar Hack4ID Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

Tips ini disadur Reza dari pengalamannya mengelola SEVIMA Platform, Sistem Akademik sekaligus Startup Education Technology (Edutech) terbesar di Indonesia dan telah digunakan oleh 800 kampus dan 3 juta mahasiswa se-Indonesia.

Ini Cara Sukses Mendirikan Startup

1. Menciptakan aplikasi sesuai dengan masalah

Reza mengungkapkan bahwa tak sedikit pendiri startup yang menggebu-gebu dalam membuat aplikasi digital tanpa memperhatikan masalah yang dihadapi masyarakat. Dampak dari kesalahan ini cukup fatal, aplikasi digital jadi tidak dilirik oleh masyarakat sehingga mengakibatkan startup jadi gulung tikar.

Oleh karena itu, aplikasi digital harus diciptakan startup sesuai dengan masalah yang dihadapi masyarakat. Cara sukses mendirikan startup ini disebut dengan  konsep "Problem-Solution Fit". Dengan konsep ini, maka startup bisa menyediakan solusi sesuai dengan masalah masyarakat, sehingga masyarakat mau menggunakan produk startup tersebut.

"Bahkan bisa menjadi pelanggan setia, ketika aplikasinya terbukti cocok dan disukai masyarakat!," ungkap Reza.

Dalam SEVIMA Platform, Reza mencontohkan bagaimana Problem-Solution Fit diterapkan dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi kampus dan mahasiswa. Salah satunya dalam hal pembayaran uang kuliah, dulunya pembayaran harus dilakukan dengan cara mengantri di loket atau kasir kampus.

"Katakanlah masalah bayar kuliah, dengan SEVIMA Platform, kampus tidak perlu repot mengecek satu persatu apakah mahasiswa sudah bayar, dan mahasiswa tidak perlu capek-capek antri bayar kuliah di kampus, cukup di bank atau minimarket terdekat, bahkan bisa lewat M-Banking dari berbagai bank. Ini bentuk Problem-Solution Fit," ungkap Reza.

2. Riset dan Fokus Ketahui Permasalahan Masyarakat

Untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi, cara kedua sukses mendirikan Startup ala Reza adalah startup harus melakukan riset kebutuhan pengguna terlebih dahulu. Riset juga harus mempertimbangkan nilai ekonomis. Seperti apakah masyarakat nantinya mau membayar solusi yang ditawarkan, atau jangan-jangan solusi ini terlalu mahal?

Untuk riset, Reza bahkan mengajak para pendiri startup untuk jangan ragu melakukan "blusukan", karena dengan cara tersebut para pendiri startup bisa mendengarkan langsung permasalahan yang ada di masyarakat, serta mendiskusikan solusinya bersama-sama.

"Membuat teknologi yang dibutuhkan, justru paling terakhir yang kita buat. Kita harus validasi dulu, riset dan fokus untuk ketahui permasalahan masyarakat. Bersama-sama, kita bisa mencari solusi yang bernilai ekonomis, buat bisnis proses, baru ke pembuatan teknologinya," kata Reza.

3. Sediakan Waktu 6 Bulan untuk Belajar dan Bereksperimen

Untuk makin memperkuat bekal dalam mendirikan Startup, maka kemauan untuk terus belajar dan bereksperimen setidaknya selama enam bulan pertama saat mendirikan startup, menjadi hal mutlak. Inilah cara ketiga sukses mendirikan startup dari Reza. Terlebih, materi untuk belajar kini bisa diakses secara mudah dan gratis dari mana saja berkat adanya internet.

Baca Juga: Luar Biasa! Ini Sederet Manfaat Bunga Tapak Dara untuk Kesehatan. Apa Saja Ya?

Waktu enam bulan, juga disebutkan secara spesifik oleh Reza karena dalam rentang waktu tersebut dapat terlihat apakah startup yang dirintisnya berjalan atau tidak. Eksperimen sebuah startup dalam menciptakan aplikasi digital, menurut Reza sudah dapat dilihat hasil awalnya dalam enam bulan pertama.

Jika dalam rentang tersebut ternyata aplikasi tidak digunakan oleh masyarakat, maka Reza menyarankan untuk pivot atau mengganti model bisnis. Namun jika benar-benar tidak mendapatkan keuntungan, maka lebih baik tutup.

"Karena untuk jalankan startup itu jelas membutuhkan dana, waktu, pikiran, kalau terus-terusan fokus ke hal yang tidak menghasilkan akan merugikan diri sendiri, tidak menyelesaikan masalah orang lain tapi malah numpuk masalah!," pungkas Reza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Siap-Siap War! Diskon Tiket Kereta 30% Libur Nataru Bakal Diserbu 1 Juta Penumpang

Jangan sampai kehabisan! Pemerintah resmi menebar diskon tiket kereta 30% kelas ekonomi untuk liburan Nataru 22 Desember–4 Januari.

Ada Promo J.CO Your Favorite Picks Lagi! Cek Paket Bundling Minuman Hemat di Sini

Dapatkan paket minuman hemat berdua hingga berlima lewat promo J.CO terbaru minggu ini. Cukup pesan delivery untuk menemani momen seru Anda.

Moms Perlu Tahu, Ini Manfaat Pijat Bayi dan Cara Melakukannya dengan Nyaman

Pijat bayi tak hanya membantu si kecil merasa nyaman, tetapi juga mendukung tumbuh kembangnya. Simak manfaat dan hal yang perlu Moms perhatikan.

Tak Harus Liburan, Ini Cara Sederhana Membangun Kedekatan dengan Anak

Kesibukan orang tua dan padatnya aktivitas sekolah bukan halangan untuk membangun kedekatan dengan anak, lo. Ini dia tipsnya.

Kisah Penyintas Kanker Payudara, Pentingnya Deteksi Dini

Jangan abaikan benjolan, deteksi dini kanker payudara bisa meningkatkan peluang kesembuhan.            

Kanker Payudara: Kenali Gejala, Pilihan Pengobatan, dan Pentingnya Pemulihan

Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan perempuan adalah mengenali kondisi payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri.

Harga Emas Pegadaian Stagnan Hari Ini (29/10), Galeri24 Rp 2.499.000 per Gram

Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian tidak berubah pada Kamis (29/10). Simak daftar harga emas terbaru.

Berlatar di Gereja, 7 Film Horor Ini Ceritakan Kisah Suster Biarawati

Punya genre horor, berbagai judul film ini bertema tentang kisah seram para suster dan biarawati di gereja.​

Bidik Pasar Anak Muda, Intip Koleksi Batik Kekinian Tieka Huza

Batik Tieka Huza memperluas pasar ke konsumen berusia di bawah 30 tahun melalui pengembangan koleksi ready to wear yang lebih kekinian.​

Harga Emas dan Buyback Antam Hari Ini (29/10) Kompak Turun Rp 11.000, Jadi Segini

Harga emas Antam hari ini melemah Rp 11.000 menjadi Rp 2.559.000 per gram. Begitu pula dengan harga buyback turun Rp 11.000. Cek selengkapnya