M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Bangun Kepercayaan Anak Balita Anda dengan Menerapkan 3 Tips Berikut Ini

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Membangun kepercayaan anak adalah kunci untuk menciptakan hubungan yang positif, memungkinkan perkembangan yang sehat, serta mendukung kemajuan soft skill mereka.

Pada balita, kepercayaan mungkin merupakan konsep yang tergolong sulit untuk dipahami. Meskipun demikian, bukan berarti kepercayaan anak tidak dapat Anda bangun sedini mungkin.

Melansir Opal Academy, ada 3 tips yang bisa diterapkan untuk memudahkan usaha Anda dalam membangun kepercayaan dalam diri anak balita Anda. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Baca Juga: Ketahui Bagian Tubuh Kucing Mana yang Paling Suka Dibelai

1. Selalu ucapkan selamat tinggal sebelum berpisah

Kecemasan akan perpisahan merupakan suatu permasalahan yang cenderung sulit bagi balita, namun sangat normal terjadi dalam perkembangan mereka. Cara terbaik yang bisa Anda lakukan untuk membangun kepercayaan anak balita Anda saat mereka mengalami kecemasan akan perpisahan yaitu dengan mengucapkan selamat tinggal sebelum berpisah.

Cara ini bisa Anda terapkan saat Anda hendak pergi bekerja atau setelah mengantarkan si kecil ke tempat penitipan anak.

Tidak peduli betapa sedihnya anak balita Anda, mengucapkan selamat tinggal sebelum berpisah secara konsisten dan memastikan bahwa Anda akan selalu kembali dapat mendorong mereka untuk senantiasa memercayai Anda.

2. Ucapkan “saya percaya kepadamu” dalam pembicaraan sehari-hari

Biasanya, balita ingin melakukan segala sesuatunya sendiri. Mungkin, perilaku anak balita Anda yang demikian akan membuat Anda merasa kewalahan lantaran Anda tidak ingin melihat mereka terluka atau frustasi. Kendati begitu, alangkah baiknya Anda menyingkirkan perasaan atau pemikiran yang semacam itu dan membiarkan anak Anda menjelajahi dunianya sendiri.

Misalnya, apabila suatu hari anak Anda ingin mengendarai sepeda kecilnya sendirian, maka Anda dapat membiarkannya asalkan mereka mengenakan helm dan sudah memahami langkah-langkah bersepeda yang telah Anda ajarkan.

Yang paling penting, katakan kepada anak balita Anda bahwa Anda percaya mereka bisa melakukannya.

Usahakan juga untuk tetap berada di dekat anak selama mereka beraktivitas sendirian dan berikan pujian jika mereka bisa bermain dengan baik.

Tatkala anak jatuh atau gagal melakukan sesuatu, hiburlah dan bangkitkan kembali semangatnya. Dengan begini, kepercayaan dan ketahanan anak pun akan terbangun secara perlahan.

3. Bacakan buku tentang kepercayaan

Bagi balita dan anak-anak prasekolah, kepercayaan merupakan konsep yang agak sulit. Namun, semakin Anda mengekspos mereka dengan kepercayaan, maka semakin besar kesempatan bagi anak untuk belajar tentang hal tersebut.

Sebagai orang tua, Anda tidak hanya dituntut untuk menjadi teladan yang baik bagi anak dan selalu mengatakan hal-hal yang sebenarnya kepada mereka, tetapi juga harus pintar-pintar melibatkan topik kepercayaan dalam permainan yang anak mainkan dan cerita yang Anda bacakan.

Adapun buku-buku yang bisa Anda pilih untuk dibacakan kepada anak tidak harus spesifik tentang kepercayaan.

Intinya, temukanlah alasan apapun untuk berbicara tentang kepercayaan kepada anak balita Anda meskipun contoh yang diberikan sangatlah sederhana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Jenis Pekerjaan Online yang Sangat Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Berikut adalah 4 jenis pekerjaan online yang sangat cocok untuk ibu rumah tangga karena menawarkan peluang pendapatan yang menjanjikan.

6 Tren Dekorasi Ruang Tamu 2027 yang Diprediksi Makin Nyaman dan Personal

Tren dekorasi ruang tamu 2027 mengarah pada warna hangat, pojok baca, furnitur fleksibel, penyimpanan rapi, dan sentuhan seni unik ya.  

Dari Belajar Nail Art, MUA Tuli Ini Berhasil Raup Pendapatan Rp13 Juta

Nail Art Jadi Ladang Penghasilan, MUA Tuli Binaan Bakti BCA Catat Pendapatan Rp 13 Juta               

Dana Darurat Terlalu Banyak? Ini Batas Wajar dan Cara Mengelolanya Saat Ini

Dana darurat perlu cukup untuk keadaan tak terduga, tetapi menyimpan terlalu banyak uang tunai juga punya risiko. Berikut cara mengelolanya.

Kaya Nutrisi dan Bebas Lemak, Simak 4 Manfaat Kentang Kukus untuk Menu Harian Diet

Mengandalkan kentang kukus dalam pola makan harian saat diet membantu mengontrol gula darah serta menjaga kesehatan usus.  

Jangan Dianggap Sepele ya, Ini 5 Gejala Kanker Rahim yang Wajib Dideteksi Sejak Dini

Kenali gejala kanker rahim sejak dini, dari keputihan tidak normal hingga nyeri panggul. Deteksi awal penting untuk mencegah risiko berbahaya.

4 Elemen Penting Yang Perlu Diperhatikan Saat Menyebar Keranjang Investasi

Strategi diversifikasi investasi atau menyebar keranjang investasi diperlukan supaya meminimalisir risiko.

6 Tren Desain Rumah Cantik yang Ternyata Bikin Repot Saat Dibersihkan

Ini 6 tren desain rumah terlihat cantik, tetapi bisa buat rumah Anda lebih sulit dirawat. Kenali materialnya sebelum pakai tren interior terbaru.

5 Kebiasaan Hemat Baby Boomer Amerika Saat Mengatur Uang yang Bisa Ditiru

Ini 5 kebiasaan hemat baby boomer yang sederhana bisa membantu mengurangi pengeluaran dan menjaga keuangan rumah tangga.

Tiga Prinsip Yang Bisa Dilakukan Memulai Usaha di Bangku Kuliah

Kementerian UMKM menyodorkan tiga prinsip bagi mahasiswa dengan melihat persoalan di lingkungan sekitar.