M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Apakah Token Listrik yang Dibeli Bisa Hangus? Ini Penjelasannya

Apakah Token Listrik yang Dibeli Bisa Hangus? Ini Penjelasannya
Reporter: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Listrik merupakan salah satu elemen yang wajib ada untuk mendukung beragam kegiatan sehari-hari, mulai dari pekerjaan hingga hiburan.

Supaya pasokan listrik ke rumah berjalan dengan lancar, Anda bisa membayar tagihan listrik atau mengisi ulang token listrik setiap bulannya.

Token listrik merupakan layanan listrik prabayar yang disediakan oleh PLN. Dengan layanan ini, Anda bisa mengisi pulsa listrik layaknya pulsa telepon, lalu baru mengisi ulang jika sudah habis.

Untuk mengisi ulang token listrik, hal pertama yang harus dilakukan adalah membeli token listrik melalui platform langganan Anda, misalnya minimarket atau m-banking. Lalu, isikan nomor kode token listrik yang didapat pada meteran listrik di rumah.

Walaupun terdengar simpel, kenyataannya layanan token listrik kadang membingungkan pelanggan. Salah satu pertanyaan yang kerap ditanyakan adalah masa aktif token listrik.

Jadi, apakah token listrik yang dibeli bisa hangus sehingga tidak bisa diinput ke meteran listrik? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Baca Juga: Praktis, Ini Caranya Membayar Tagihan Listrik Lewat GoPay

Apakah token listrik bisa hangus?

Seperti yang sudah disebutkan di atas, salah satu pertanyaan yang kerap ditanyakan pengguna listrik prabayar adalah masa aktif token listrik.

Pertanyaan tersebut sering ditanyakan oleh netizen atau warganet pada akun media sosial resmi PLN.

Melalui akun Twitter resminya, PLN menjelaskan bahwa nomor token listrik yang dibeli tidak akan hangus. Artinya, nomor token tersebut tidak memiliki masa aktif dan bisa dimasukkan ke meteran kapan saja.

Misalnya, jika Anda membeli token listrik hari ini, Anda bisa memasukkan kode token listrik ke meteran beberapa hari setelahnya.

Jadi, kode token listrik yang dibeli tidak wajib dimasukkan ke meteran pada hari yang sama. Anda pun tak perlu khawatir kode token listrik kadaluarsa.

Nah, itulah penjelasan mengenai masa aktif token listrik yang sudah dibeli. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda, ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​