M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Kurma Bagus untuk Diet? Begini Hasil Penelitian!

Apakah Kurma Bagus untuk Diet? Begini Hasil Penelitian!
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Dalam upaya menurunkan berat badan, pemilihan makanan yang tepat jadi salah satu kunci sukses. Anda dianjurkan mengonsumsi makanan yang dapat mendukung penurunan berat badan.

Disebut kurma bisa jadi makanan pilihan untuk diet. Namun, apakah kurma bagus untuk diet?

Kurma kaya akan serat. Serat adalah komponen penting dalam diet sehat dan memiliki peran besar dalam pengelolaan berat badan. Serat dalam kurma membantu menambah rasa kenyang yang bisa mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan secara berlebihan.

Studi yang dipublikasikan di Journal of Nutrition menunjukkan bahwa peningkatan asupan serat dapat membantu mengurangi berat badan pada orang dewasa yang mengalami kelebihan berat badan.

Baca Juga: Cek Yuk, Ini Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Urat

Kurma mengandung gula alami. Meskipun kurma memiliki indeks glikemik yang relatif rendah karena tingginya kandungan serat, kurma tetap kaya akan kalori dan gula. Ini berarti bahwa dalam konteks diet, kurma harus dikonsumsi dengan moderat.

Menurut sebuah penelitian, konsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah dapat membantu dalam pengendalian gula darah dan manajemen berat badan yang lebih baik.

Kurma adalah sumber antioksidan yang baik. Antioksidan dalam kurma, seperti flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik, dapat membantu melawan kerusakan oksidatif dan memiliki efek anti-inflamasi.

Penelitian dari American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa antioksidan dapat memainkan peran dalam mengurangi risiko obesitas dan penyakit kronis terkait.

Baca Juga: Aman Dikonsumsi, Ini Menu Makanan Sehari-hari untuk Penderita Diabetes

Peneliti dalam sebuah studi menyoroti bahwa salah satu metode efektif untuk mencegah obesitas adalah dengan menghambat lipase pankreas, enzim yang dihasilkan oleh pankreas. Dalam penelitian tersebut, berbagai ekstrak kurma berhasil menghambat aktivitas enzim ini.

Melansir dari laman Medical News Today, ada sebuah uji klinis yang dilakukan pada tahun 2020 mengungkapkan bahwa konsumsi tiga kurma setiap hari tidak berpengaruh terhadap peningkatan indeks massa tubuh.

Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi kurma dalam jumlah terbatas setiap hari tidak akan berkontribusi pada penambahan berat badan.

Peneliti dalam studi tersebut juga menunjukkan bahwa meskipun mengandung kadar gula yang tinggi, kurma memiliki nilai yang rendah dalam indeks glikemik. Ini berarti kurma memiliki pengaruh yang lebih kecil terhadap kadar gula darah dibandingkan makanan yang mengandung gula.

Baca Juga: 5 Makanan Tinggi Kandungan Lemak Sehat, Bisa Dikonsumsi Buat Diet

Peneliti lain menekankan bahwa diet yang mengandung makanan tinggi lemak dan tinggi glikemik seringkali berkontribusi terhadap kenaikan berat badan. Oleh karena itu, bagi mereka yang menyukai rasa manis, mengganti makanan manis lainnya dengan kurma bisa menjadi alternatif yang menguntungkan.

Meskipun ada banyak manfaat kesehatan dari kurma, penting untuk mengingat bahwa konsumsi kurma harus dilakukan dengan bijak dalam konteks diet. Kurma memiliki kalori yang tinggi.

Oleh karena itu, bagi orang yang sedang menjalankan diet rendah kalori atau mengendalikan asupan kalori, konsumsi kurma harus dihitung sebagai bagian dari asupan kalori harian.

Baca Juga: Sepele Tapi Bahaya, Cek Kebiasaan Buruk Penyebab Usus Buntu Berikut!

Demikianlah pembahasan terkait apakah kurma bagus untuk diet atau tidak. Kesimpulannya, kurma dapat menjadi tambahan yang baik untuk diet jika dikonsumsi dengan cara yang tepat.

Kandungan seratnya yang tinggi, indeks glikemik yang rendah, dan kaya akan nutrisi membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk camilan sehat, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Terapi Asam Urat: Akupunktur dan Herbal Lebih Aman dari Obat

Kombinasi akupunktur dan herbal terbukti lebih efektif atasi asam urat lo. Pelajari bagaimana terapi ini bekerja.

20+ Link Twibbon Hari Kenaikan Yesus Kristus Terbaru Gratis

Berikut ini pilihan twibbon Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026 yang bisa dipakai secara gratis.         

7 Kebiasaan yang Menyebabkan Gula Darah Naik di Malam Hari

Ada beberapa kebiasaan yang menyebabkan gula darah naik di malam hari, lo. Yuk, intip pembahasannya di sini!

Hasil Thailand Open 2026: Ada Thalita, Enam Wakil Indonesia Melangkah ke 16 Besar

Hasil Thailand Open 2026 Babak 32 Besar hari kedua, Rabu (13/5), enam wakil Indonesia melangkah ke 16 besar dari 10 wakil yang berlaga.

6 Rahasia Tersembunyi Manfaat Mewarnai bagi Kesehatan Orang Dewasa

Bukan cuma anak-anak, mewarnai terbukti tingkatkan mindfulness dan atasi stres pada orang dewasa. Cari tahu manfaat lengkapnya!

Foto Makin Estetik, Ini Tips Foto dengan Kamera Vintage ala Shopee

Shopee memberi tips foto dengan kamera vintage supaya hasil foto semakin estetik.                    

Bitcoin Bertahan di US$ 80.000 saat Pasar Saham AS Terimbas Data Inflasi

Bitcoin tidak bergerak mengekor indeks saham di Wall Street, melainkan lebih searah dengan yield US Treasury.

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​