M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Air Beras Bisa Diolah Jadi Pupuk Organik, Yuk Simak Cara Mengolahnya!

Air Beras Bisa Diolah Jadi Pupuk Organik, Yuk Simak Cara Mengolahnya!
Reporter: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Air beras yang merupakan bekas cucian beras ternyata memiliki manfaat yang baik untuk tanaman.

Mengutip Balcony Garden Web, air beras memiliki nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman. 

Tak hanya itu, air beras dinilai ramah lingkungan sehingga aman digunakan sebagai pupuk cair organik. 

Manfaat air beras lainnya yaitu dapat meningkatkan bakteri sehat di dalam tanah. Hal tersebut tentu dapat mendorong pertumbuhan tanaman.

Kamu tak perlu lagi mengeluarkan banyak biaya untuk memberikan pupuk terbaik untuk tanaman. 

Baca Juga: Mau Liburan? Ini Tips Agar Tanaman Hias Tidak Layu saat Ditinggal Bepergian

Hanya dengan olahan air beras, kamu bisa memberikan nutrisi yang baik untuk tanamanmu. 

Selain itu, air beras juga dapat meningkatkan produksi tanaman dan buah. 

Air beras memiliki kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium (NPK) yang memiliki efek positif pada tanaman. 

Kandungan dalam air beras memasok karbohidrat ke membran sel tanaman sehingga membentuk energi untuk tumbuh. 

Menurut penelitian, air beras cocok untuk pertumbuhan tanaman seperti bayam, pakchoy, selada, sawi, tomat dan terong. 

Baca Juga: 5 Pupuk Organik Cair Buatan Sendiri untuk Tanaman, Hasilnya Luar Biasa!

Biasanya air beras sebagai alternatif air yang digunakan sekali dalam 2-3 minggu. 

Untuk penggunaannya, tempatkan wadah tanaman dalam mangkuk atau baki berisi air beras sehingga terserap menyeluruh ke dalam tanah. 

Biarkan tanaman yang disiram air beras selama 15-20 menit. Setelah itu, periksa kelembaban tanah dengan jari atau pengukur kelembaban dan keluarkan tanaman dari baki. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​