M O M S M O N E Y I D
Keluarga

9 Tampilan Kuku yang Menunjukkan Kondisi Kesehatan Tertentu, Wajib Tahu

9 Tampilan Kuku yang Menunjukkan Kondisi Kesehatan Tertentu, Wajib Tahu
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Inilah 9 tampilan kuku yang menunjukkan kondisi kesehatan tertentu. Simak sampai habis.

Kuku menjadi salah satu bagian tubuh yang tidak luput dari perhatian banyak orang. Bahkan, banyak orang rela mengeluarkan biaya lebih untuk melakukan perawatan kuku di salon.

Namun, tahukah Anda bahwa penampilan asli kuku dapat memberikan petunjuk tentang kondisi kesehatan Anda?

Catat, inilah 9 tampilan kuku yang menunjukkan kondisi kesehatan tertentu, bersumber dari WebMD:

Baca Juga: 5 Jus yang Bermanfaat untuk Membantu Memperlambat Proses Penuaan, Mau Coba?

1. Kuku berwarna pucat

Coba lihat kuku Anda, apakah warnanya cerah atau justru pucat? Kabar baik untuk Anda apabila kuku Anda memiliki warna cerah.

Sebaliknya, kuku berwarna pucat perlu Anda waspadai karena terkadang warna kuku yang demikian menjadi tanda dari adanya penyakit serius, seperti anemia, gagal jantung kongestif, penyakit hati, dan malnutrisi.

2. Kuku berwarna putih

Kuku yang didominasi warna putih dengan bagian tepi berwarna lebih gelap dapat mengindikasikan masalah kesehatan hati seperti hepatitis.

Selain tampilan kuku yang sebagian besar berwarna putih, permasalahan hati juga bisa ditandai dengan jari-jari tangan yang cenderung berwarna kuning.

3. Kuku berwarna kuning

Salah satu penyebab paling umum dari kuku yang berwarna kuning adalah infeksi jamur. Ketika infeksi memburuk, dasar kuku dapat tertarik dan kuku bisa menebal lantas hancur.

Meski jarang terjadi, namun kuku berwarna kuning dapat menjadi tanda dari kondisi kesehatan yang serius seperti penyakit tiroid akut, penyakit paru-paru, diabetes, atau psoriasis.

Baca Juga: Catat! Inilah 5 Buah yang Ampuh Meredakan Sakit Kepala

4. Kuku berwarna kebiruan

Kuku dengan warna kebiruan bisa menandakan bahwa tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup.

Warna kuku kebiruan dapat mengindikasikan adanya masalah paru-paru seperti emfisema. Selain itu, kuku yang kebiruan juga dikaitkan dengan beberapa masalah jantung.

5. Kuku bergelombang

Permukaan kuku yang bergelombang atau berlubang bisa jadi merupakan tanda awal dari adanya penyakit psoriasis atau radang sendi.

Biasanya, penampilan kuku yang seperti ini disertai dengan discoloration atau perubahan warna pada kuku dan kulit di bawah kuku yang tampak cokelat kemerahan.

Baca Juga: 5 Manfaat Lengkuas untuk Kulit, Bisa Mengobati Penyakit Kulit

6. Kuku retak atau terbelah

Kuku yang sering retak atau terbelah telah dikaitkan dengan penyakit tiroid.

Adapun kuku retak atau terbelah yang dikombinasikan dengan rona kekuningan kemungkinan besar terjadi akibat infeksi jamur.

7. Lipatan kuku bengkak

Kulit di sekitar kuku yang tampak merah dan bengkak dikenal sebagai peradangan lipatan kuku. Kemungkinan, kondisi ini terjadi akibat lupus atau gangguan jaringan ikat lainnya.

Selain itu, kemerahan dan peradangan pada lipatan kuku juga dapat disebabkan oleh infeksi.

8. Garis gelap di kuku

Garis-garis gelap di kuku harus diselidiki sesegera mungkin. Pasalnya, kondisi yang demikian terkadang disebabkan oleh adanya melanoma.

Melanoma sendiri merupakan jenis kanker kulit yang masuk kategori paling berbahaya.

Baca Juga: Sederet Rempah-Rempah yang Bermanfaat untuk Ibu Hamil

9. Kuku tergigit

Menggigit kuku mungkin merupakan hal yang biasa. Faktanya, beberapa kasus menunjukkan bahwa kebiasaan menggigit kuku bisa menjadi tanda adanya kecemasan terus-menerus yang sebenarnya dapat ditangani dengan perawatan khusus.

Menggigit kuku atau mencabut kuku juga dikaitkan dengan gangguan obsesif-kompulsif atau pikiran berlebihan yang menyebabkan perilaku repetitif. Gangguan ini ditandai dengan pikiran tak masuk akal serta ketakutan yang menyebabkan perilaku kompulsif.

Apabila Anda memiliki kebiasaan menggigit kuku yang tak terhentikan, jangan ragu untuk segera menghubungi dokter ya Moms.

Demikian 9 tampilan kuku yang menunjukkan kondisi kesehatan tertentu. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter apabila kuku Anda terlihat tidak biasa. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​