M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

7 Kesalahan Dekorasi Kamar Anak yang Bikin Kamar Terlihat Membosankan

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Bagi sebagian besar orang, mendekorasi kamar tidur adalah kegiatan yang menyenangkan karena kita bebas berkreasi dengan tampilan kamar.

Mendekorasi kamar anak pun juga sama-sama menyenangkan. Karena anak-anak cenderung memiliki imajinasi yang luas dan senang bermain-main dengan lingkungannya, mendekorasi kamar anak butuh kecermatan khusus supaya dapat mengakomodasi kebutuhan dan keinginan mereka.

Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati supaya tidak terjebak dalam kesalahan-kesalahan tertentu. Kesalahan ini dapat membuat kamar tidur anak terlihat membosankan, sehingga tidak mencerminkan jiwa dan semangat khas anak-anak.

Baca Juga: Ingin Interior Rumah Terlihat Lebih Modern? Ikuti 5 Tips Ini!

Ingin tahu kesalahan apa saja yang dimaksud? Simak penjelasannya di bawah ini.

Mendekorasi dengan berlebihan

Sama seperti mendekorasi rumah pada umumnya, mendekorasi kamar anak dengan berlebihan juga tidak disarankan. Mengutip laman Alure.com, kamar tidur yang didekorasi dengan berlebihan akan membuat kamar terasa sempit dan sesak, sehingga mengurangi ruang gerak anak saat berada di dalam kamar.

Terpaku dengan tema dekorasi tertentu

Biasanya, anak-anak menyukai kamar tidur dengan tema tertentu, seperti istana putri, tokoh kartun, atau suasana bawah laut.

Jika Anda terlalu terpaku dengan suatu tema, bisa jadi di masa depan anak Anda akan bosan sehingga kamar tidur harus didekorasi ulang. Jika anak Anda menyukai suatu tema, cobalah gunakan beberapa pernak-pernik yang berhubungan dengan tema tersebut sehingga tidak mendominasi seluruh tampilan kamar tidur.

Menggunakan kain warna terang

Anak-anak terkenal suka mencorat-coret dan mengotori lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, sebaiknya hindari menggunakan kain dengan warna yang terlalu terang dan bersih di kamar anak, misalnya pada sprei, tirai, hingga bantal dan sofa (jika ada).

Baca Juga: Tips Memaksimalkan Ruang di Dapur Kecil, Tak Terasa Sempit!

Menggunakan gaya yang terlalu dewasa

Dikutip dari Real Estate Australia, adakalanya Anda menginginkan gaya dekorasi kamar anak yang bisa bertahan lama hingga si anak tumbuh besar. Namun, hal tersebut bukan berarti Anda harus menggunakan gaya yang terlalu dewasa. Sebaiknya, tetap tambahkan pernak-pernik ruangan yang memberi kesan ceria khas anak-anak di kamar.

Tidak menggunakan cat warna netral

Kamar anak biasanya identik dengan warna-warna yang mencolok dan tidak biasa. Meskipun warna-warna tersebut membuat kamar anak terlihat hidup, cobalah mempertimbangkan untuk menggunakan warna cat dinding yang cenderung lebih netral dan lembut sehingga Anda tidak perlu sering-sering mengganti warna cat, seperti abu-abu muda, hijau pastel, bahkan pink atau biru pucat yang terlihat lebih modern.

Baca Juga: Tidur Makin Nyenyak, Berikut 3 Tips Memilih Sprei yang Tepat!

Tidak menggunakan furnitur yang fleksibel

Anak-anak memiliki laju pertumbuhan badan yang cepat, sehingga penggunaan furnitur di kamar mereka perlu dipertimbangkan dengan baik. Melansir Parenthood Malaysia, sebaiknya gunakan furnitur yang multifungsi dan bisa digunakan selama bertahun-tahun setelah anak tumbuh besar. Jika memungkinkan, pilih furnitur dengan warna netral.

Tidak memikirkan ruang penyimpanan

Anak-anak biasanya memiliki banyak mainan dan benda-benda yang kerap berceceran di seluruh rumah. Untuk mengatasi problem rumah yang berantakan, Anda dapat menambahkan ruang penyimpanan di dalam kamar tidur supaya mereka bisa belajar menyimpan barang dengan rapi di kamarnya.

Itulah beberapa kesalahan yang kerap terjadi saat mendekorasi kamar anak. Yuk, mulai hindari kesalahan tersebut mulai sekarang!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Asing Melakukan Penjualan Jumbo Rp 1,25 Triliun, Ini Saham Paling Banyak Dilepas

 Jumat lalu (24/7), asing mencatatkan nilai jual bersih atau net sell Rp 1,25 triliun di pasar reguler. 

Kolesterol Disebabkan Oleh Apa? Karbohidrat Olahan & Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Karbohidrat olahan dan lemak jenuh memicu produksi kolesterol internal. Temukan kalkulasi jenis makanan yang wajib dihindari.

Laptop Lenovo IdeaPad Slim 3x 15: Baterai Juara, Tembus Hingga 30 Jam

Cakupan warna DCI-P3 laptop Lenovo IdeaPad Slim​ 3x 15 ​hanya 53%. Temukan alasan mengapa kualitas panelnya berisiko untuk pengeditan foto.

Suka Film Klasik dengan Pendidikan Tinggi? Coba Tonton 8 Film Dark Academia Ini

Dark academia adalah suatu film berfokus pada pendidikan tinggi, seni, museum, tulisan, dan bacaan dengan sentuhan klasik dan gothic.​

Rayakan Momen Gajian, Cek Paket Promo Payday HokBen Juli 2026 Mulai Rp 50 Ribuan

Manfaatkan promo Payday HokBen hingga 31 Juli 2026 untuk nikmati beragam pilihan paket spesial untuk makan berdua mulai Rp 50.000-an per orang.

Rekomendasi Sabun Mandi: Basmi Jerawat Punggung, Kulit Mulus & Bebas Minyak

Formula tea tree dan gliserin dari sabun mandi bantu meredakan jerawat meradang. Temukan rekomendasi sabun yang tetap lembut untuk kulit sensitif

Dijuluki Serengeti of Papua, Ini Potensi Wisata dan Budaya Papua Selatan

​Tak hanya kaya akan keindahan alam, Papua Selatan juga memiliki warisan budaya dan kerajinan yang telah dikenal hingga mancanegara.

Tahi Lalat di Wajah Tentukan Kepribadian Anda, Cari Tahu Arti Letaknya di Sini

Punya arti kepribadian yang berbeda-beda, cari tahu arti tahi lalat di wajah Anda berdasarkan letaknya di sini.

Fitur Mute Panggilan Nomor Tak Dikenal di WhatsApp Lindungi dari Phishing

Fitur Mute Panggilan Asing WhatsApp efektif menyaring spammer. Temukan langkah mudah mengaktifkannya langsung dari menu Pengaturan.

Sering Kambuh? Ini 5 Makanan dan Minuman Pemicu Migrain yang Perlu Diwaspadai

Sakit kepala berdenyut tak kunjung hilang? Kenali 5 jenis makanan dan minuman pemicu migrain mulai dari kafein hingga makanan fermentasi.