M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

6 Cara Meningkatkan Komunikasi dengan Anak-Anak Anda Supaya Semakin Akrab

6 Cara Meningkatkan Komunikasi dengan Anak-Anak Anda Supaya Semakin Akrab
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Dalam hubungan apapun termasuk hubungan orang tua-anak, komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan ikatan yang akrab satu sama lain. Setiap kali anak merasakan emosi tertentu seperti kemarahan, para orang tua pun dituntut untuk bisa menggali apa yang sedang anak alami tersebut melalui komunikasi yang tepat.

Jika keterampilan komunikasi yang dimiliki orang tua baik, itu akan menjadi contoh yang terlihat dan terdengar positif bagi anak sehingga secara otomatis akan memengaruhi kemampuan komunikasi anak ke depannya. Ketika seorang anak terbiasa atau sudah dilatih berkomunikasi dengan baik sedari dini, kemungkinan besar mereka akan tumbuh menjadi sosok komunikator dan pendengar yang baik kelak. Selain itu, anak dengan kemampuan komunikasi yang baik juga memiliki kesempatan besar untuk menjadi orang sukses dikarenakan keterampilan komunikasi menjadi salah satu kualifikasi paling dicari dalam kebanyakan lowongan pekerjaan.

Nah, untuk mengawalinya, Anda bisa meningkatkan komunikasi Anda dengan anak terlebih dahulu guna menjadi role model sekaligus melatih dan membiasakan anak-anak Anda untuk berkomunikasi dengan baik. Lalu, apa saja yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan komunikasi dengan anak Anda? Melansir All Pro Dad, simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: Praktikkan 5 Cara Berikut Ini Supaya Anak Mampu Mengendalikan Diri dengan Baik

1. Hindari pertanyaan buntu

Ajukanlah kepada anak-anak jenis pertanyaan yang akan memperluas interaksi daripada memotongnya. Sebaliknya, pertanyaan yang membutuhkan jawaban "ya" atau "tidak" akan membawa percakapan menuju ke jalan buntu.

Jadi, pastikan untuk memberikan pertanyaan yang akan mendorong anak untuk mendeskripsikan, menjelaskan, atau berbagi ide guna memperluas percakapan.

2. Perpanjang percakapan

Cobalah untuk mengambil sepotong percakapan anak Anda kemudian tanggapi pernyataan mereka tersebut dengan mengajukan pertanyaan yang menyatakan kembali atau menggunakan beberapa kata yang sama dengan yang digunakan oleh anak Anda.

Dengan begitu, Anda akan memperkuat kepercayaan diri anak dalam hal keterampilan percakapan dan verbal mereka. Selain itu, mengulang kembali kata-kata anak Anda dalam percakapan yang sedang berlangsung juga akan meyakinkan anak bahwa ide-ide mereka didengarkan dan dihargai oleh Anda.

3. Bagikan pemikiran Anda

Dalam sebuah interaksi bersama anak-anak Anda, membagikan apa yang Anda pikirkan kepada anak menjadi salah satu hal yang penting untuk dilakukan. Ini berguna untuk melatih anak supaya berani dan terbiasa memberikan pemikirannya.

Misalnya, jika Anda sedang bingung bagaimana mengatur ulang furnitur yang ada di ruang keluarga, libatkanlah anak Anda dengan pertanyaan seperti "Saya tidak yakin di mana tempat yang pas untuk meletakkan rak buku ini. Menurutmu, di manakah tempat yang bagus untuk meletakkannya? Apakah kamu punya ide?".

Baca Juga: Moms, Ini 7 Cara untuk Membantu Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak Anda

4. Perhatikan tanda-tanda berakhirnya percakapan

Selain topik pembicaraan, tanda-tanda anak ingin mengakhiri sebuah percakapan juga harus Anda pahami dengan betul.

Ketika anak Anda mulai menatap ke arah lain selain Anda (tidak fokus), memberikan tanggapan konyol, atau meminta Anda untuk mengulangi kata-kata Anda, maka itulah saatnya bagi Anda untuk segera menghentikan percakapan dengan mereka.

5. Cerminkan perasaan

Salah satu keterampilan terpenting yang harus dimiliki oleh pendengar yang baik adalah kemampuan untuk menempatkan diri mereka pada posisi orang lain atau berempati dengan pembicara guna memahami pikiran dan perasaannya. Sebagai orang tua, cobalah untuk mencerminkan perasaan anak-anak Anda dengan cara mengulangi inti pembicaraan yang telah mereka sampaikan.

Misalnya, Anda dapat mencerminkan perasaan anak Anda dengan berkomentar "Sepertinya kamu sedang marah pada guru matematikamu" saat mereka berusaha menceritakan pengalaman kurang menyenangkannya di kelas matematika suatu hari.

Adapun kebiasaan mengulangi apa yang dikatakan oleh anak-anak Anda akan sangat berguna ketika anak mengalami emosi yang kuat dan mungkin tidak sepenuhnya mereka sadari.

6. Bantu memperjelas dan menghubungkan pengalaman

Saat Anda mendengarkan anak Anda, cobalah untuk memperjelas perasaan mereka dengan menyatakannya menggunakan kata-kata Anda sendiri.

Kosakata Anda yang lebih luas dapat membantu anak-anak Anda untuk mengekspresikan diri mereka seakurat dan sejelas mungkin serta akan memberikan mereka pemahaman yang lebih dalam tentang kata-kata dan pikiran batin mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Senin 29 Juni 2026, Cek Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Simak ramalan 12 zodiak hari ini Senin 29 Juni 2026, lengkap karier, keuangan, asmara, kesehatan, dan warna keberuntungan.

Jadwal KRL Jogja-Solo Tambahan untuk 29 Juni - 3 Juli 2026 Selama Libur Sekolah

Berikut jadwal KRL Jogja-Solo dari Yogyakarta ke Palur untuk tanggal 29 Juni - 3 Juli 2026. Jangan lupa catat jam berangkatnya, ya.

5 Serial dan Film Belgia Netflix Penuh Misteri dan Aksi

Film dan serial Belgia di Netflix ini bikin geleng-geleng kepala. Dari komedi gelap hingga sci-fi, ada semua. Klik untuk tahu!

Kanker Ginjal Kerap Tanpa Gejala, Ini Tanda yang Perlu Diwaspadai

Merokok hingga obesitas tingkatkan risiko kanker ginjal. Jangan abaikan, kenali semua faktornya untuk perlindungan kesehatan Anda.

Trauma dan Depresi Mengintai Korban Revenge Porn, Kenali Bahayanya di Sini

Revenge porn bukan sekadar ancaman, korbannya alami kecemasan hingga depresi parah. Pahami mengapa ini sangat berbahaya bagi kehidupan sosial.

Lenovo Idea Tab Pro Gen 2: Layar & AI Canggih, Tapi Update Keamanan Terbatas!

Baterai 10.200 mAh Lenovo Tab Pro Gen 2 diklaim tahan 15 jam, namun bobotnya bertambah signifikan. Cari tahu dampaknya pada kenyamanan penggunaan!  

Asam Urat Minggat: Cara Mudah Redakan Nyeri dengan Garam Epsom di Rumah!

Magnesium dalam garam Epsom terbukti ampuh atasi nyeri asam urat. Pelajari cara pakai yang benar agar tak salah langkah!

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Senin (29/6) Kompak Stabil

Harga emas di Pegadaian produksi Galeri 24 dan UBS hari ini Senin (29/6) stabil dari perdagangan sebelumnya

Peringati Hari Keluarga Nasional 2026, Temukan Persaudaraan dalam 7 Film Keluarga Ini

Momen Hari Keluarga Nasional makin berkesan! Temukan 7 film Indonesia yang kisahnya menyentuh, dari tawa hingga air mata.

Pilihan Moisturizer: Kulit Plumpy & Bebas Kerutan di Usia 30+

Usia 30+ rentan kerutan. Pilih moisturizer yang memperkuat lapisan pelindung kulit. Dapatkan wajah fresh dan plumpy dengan pilihan ini!