M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Mitos Tentang Olahraga yang Tidak Perlu Dipercaya

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa mitos tentang olahraga yang tidak perlu dipercaya karena tidak terbukti kebenarannya.

Sebagai bagian dari gaya hidup sehat, olahraga juga memiliki banyak mitos yang kebenarannya dipertanyakan. 

Mitos yang beredar di masyarakat mengenai olahraga mungkin saja menghambat Anda memperoleh manfaatnya. 

Misalnya, berolahraga hanya akan meningkatkan risiko cedera atau malah menjadi hal yang sia-sia untuk Anda lakukan. 

Untuk menghindarinya Anda perlu mengetahui beberapa fakta dan mitos tentang olahraga yang keliru. 

Melansir dari Healthline dan Web MD, inilah mitos tentang olahraga yang tidak perlu dipercaya, antara lain:  

Baca Juga: Cara Ini Bisa Moms Coba! Ini 4 Cara Mencegah Asma pada Anak

1. Ada olahraga khusus hanya untuk kecilkan satu bagian tubuh

Pertama, mitos tentang olahraga yang tidak perlu dipercaya adalah ada olahraga khusus hanya untuk kecilkan satu bagian tubuh saja.  

Misalnya, dengan melakukan sit up bisa membuat perut buncit mengecil. Faktanya, ini tidaklah mungkin. 

Sebab, latihan fisik sebenarnya dapat membakar kalori pada seluruh tubuh dan tidak pada satu bagian tubuh tertentu saja. 

Jika Anda ingin menghilangkan lemak dari tempat tertentu, Anda harus menghilangkan lemak tubuh secara keseluruhan. 

Latihan interval berintensitas tinggi, atau latihan kekuatan bisa jadi pilihan terbaik. 

2. Rajin sit up agar perut rata

Kedua, mitos tentang olahraga yang tidak perlu dipercaya adalah rajin sit up agar perut rata.  

Banyak kalangan percaya kalau gerakan sit up efektif untuk mengecilkan perut buncit. Padahal, efek pembakaran lemak perut melalui gerakan olahraga ini tidaklah terlalu besar.  

Sit up sebetulnya termasuk olahraga yang khusus bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan massa otot agar lebih kuat. 

Sit up bukanlah satu-satunya olahraga untuk memperkuat otot inti tubuh dan bisa mengecilkan perut. 

Meski begitu, Anda tak perlu khawatir, masih ada banyak pilihan olahraga lain yang membantu Anda mendapatkan perut rata nan sixpack

Baca Juga: Lakukan Tiap Hari Cukup 10 Menit, Ini Sederet Manfaat Jalan Kaki yang Anda Dapatkan

3. Hasil olahraga hanya bisa dilihat setelah berjam-jam

Ketiga, mitos tentang olahraga yang tidak perlu dipercaya adalah hasil olahraga hanya kelihatan setelah melakukannya berjam-jam.  

Mitos seputar olahraga ini juga sebenarnya keliru. Dalam berolahraga, lebih penting kualitas daripada kuantitas. 

Jadi, Anda tidak perlu berolahraga berjam-jam hingga berlebihan. Hal yang perlu Anda lakukan adalah berolahraga sesuai dengan kemampuan tubuh. 

4. Olahraga harus dilakukan setiap hari

Keempat, mitos tentang olahraga yang tidak perlu dipercaya adalah olahraga harus dilakukan setiap hari. Ini juga merupakan mitos seputar olahraga yang keliru. 

Saat berolahraga, Anda memecah serat otot, agar dapat membangun kembali otot yang lebih kuat. 

Namun, untuk melakukan ini, Anda perlu memberi waktu pada tubuh untuk pulih dari berolahraga. 

Targetkan satu hingga dua hari per minggu hari untuk istirahat dan pemulihan. Meski begitu, olahraga ringan seperti peregangan atau jalan santai masih boleh dilakukan. 

Baca Juga: Bisa Dicoba Nih! Ini 5 Olahraga yang Cocok untuk Pengidap Penyakit Jantung

5. Pagi hari adalah waktu ideal berolahraga

Kelima, mitos tentang olahraga yang tidak perlu dipercaya adalah pagi hari adalah waktu ideal berolahraga.  

Anda mungkin sering mendengar bahwa waktu terbaik untuk berolahraga adalah pagi hari. 

Mungkin benar, karena olahraga di pagi hari bisa membantu meningkatkan metabolisme tubuh setelah tidur. 

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan lebih banyak udara segar sekaligus menghindari berbagai gangguan pada siang atau sore hari. 

American Heart Association bahkan menjelaskan bahwa kunci untuk mendapatkan manfaat dari aktivitas fisik adalah melakukannya secara konsisten. 

Itulah pembahasan mengenai berbagai mitos seputar olahraga yang tidak perlu dipercaya dan penjelasannya. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai olahraga. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mau Koleksi Skin Street Fighter di MLBB, Gstore Sarankan Tentukan Prioritas

​GStore menilai perencanaan kebutuhan Diamond penting dilakukan sebelum mengikuti event MLBB x Street Fighter 6. 

Promo Hypermart Daily Fresh Periode 22-23 Juli 2026, Aneka Bakso Beli 1 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Daily Fresh periode 22-23 Juli 2026 untuk belanja aneka frozen food.

Bikin Si Kecil Happy, Promo HokBen Hari Anak Nasional, Makan Hemat Berdua Cuma 3 Hari

Rayakan Hari Anak Nasional 22-24 Juli 2026 dengan memanfaatkan promo HokBen paket berdua lezat mulai harga Rp 43 ribuan per orang.

Promo Alfamart Serba Gratis 22-31 Juli 2026, Ramen Yes-WOW Spageti Beli 2 Gratis 1

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Periode 16-31 Juli 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Promo Alfamart Home Care 16-31 Juli 2026, Downy-Mama Lemon Diskon hingga 30%

Manfaatkan promo Alfamart Home Care periode 16-31 Juli 2026 untuk belanja hemat kebutuhan rumah tangga.

Hasil China Open 2026: Revans, Rachel/Febi Sikat Unggulan 2

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari kedua, Rabu (22/7), ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menaklukkan unggulan 2.

Promo Alfamidi Ngartis Periode 16-31 Juli 2026, Beli 1 Gratis 1 Pantene-Betadine

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-31 Juli 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Suka Journaling? Coba Intip Rekomendasi Channel Bullet Journal Kreatif Ini

Sebagai inspirasi, Anda bisa menyimak beberapa rekomendasi channel Youtube yang menyuguhkan tema bullet journal.

Penipuan Daring: Gebrakan Fitur 2FA Resmi jadi Benteng Utama Keamanan Siber

Penggunaan antivirus terkini sanggup memblokir unduhan malware berbahaya. Simak daftar tips pencegahan penipuan daring dalam ulasan ini.​

Lakukan 5 Hal Ini Saat Burnout Melanda, Pekerja Kantoran Wajib Tahu

Sering dialami para pekerja kantor masa kini, berikut ada cara mudah untuk mengatasi burnout secara sehat.