M O M S M O N E Y I D
Bugar

5 Kebiasaan yang Bisa Menjadi Penyebab Gusi Berdarah

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Inilah beberapa kebiasaan yang bisa menjadi penyebab gusi berdarah yang perlu Anda waspadai.

Gusi berdarah adalah gejala paling umum dari penyakit gusi, tetapi bisa menunjukkan masalah kesehatan lainnya. 

Penyebab gusi berdarah juga sesekali dapat disebabkan oleh hal sepele, seperti  menyikat gigi terlalu keras atau memakai gigi palsu yang tidak pas.  

Ingat, perdarahan gusi yang sering tidak boleh dibiarkan saja, sebab ia dapat mengindikasikan kondisi yang lebih serius.  

Hal ini bisa mengakibatkan seperti periodontitis (bentuk lanjut dari penyakit gusi), leukemia (kanker darah), kekurangan vitamin, dan kekurangan sel pembekuan (trombosit). 

Dilansir dari Health Focus dan Medical News Today, secara umum, berikut berbagai kebiasaan yang menjadi penyebab gusi berdarah yang perlu Anda waspadai, antara lain:  

Baca Juga: Jangan Langsung Panik! Ini Sederet Penyebab Warna Lidah Menjadi Putih

1. Menyikat gigi terlalu keras

Kebiasaan yang menjadi penyebab gusi berdarah yang pertama adalah menyikat gigi terlalu keras. Menyikat gigi sekuat tenaga tidak akan menjamin gigi pasti menjadi bersih mengkilap. 

Menyikat gigi terlalu keras dan kencang justru dapat menyebabkan gusi Anda berdarah. Oleh karena itu, sikat gigilah dengan santai dan perlahan. 

Perhatikan juga teknik menyikatnya agar pasti bersih meski pelan-pelan. Hindari menyikat gigi dengan gerakan maju mundur seperti sedang menyetrika pakaian. 

Gosoklah gigi Anda dengan gerakan memutar dari atas ke bawah selama 20 detik untuk setiap sisi. 

2. Kebiasaan merokok

Kebiasaan yang menjadi penyebab gusi berdarah yang kedua adalah berhenti melakukan kebiasasn merokok. Kebiasaan merokok sudah terbukti merusak kesehatan tubuh. 

Center for Diseases Control and prevention (CDC) bahkan mengatakan bahwa perokok aktif bisa dua kali lebih berisiko mengalami penyakit gusi (periodontitis).

3. Kekurangan vitamin C dan K

Kebiasaan yang menjadi penyebab gusi berdarah yang ketiga adalah kekurangan vitamin C dan K.

Gusi berdarah yang Anda alami karena tubuh kekurangan vitamin C dan K. 

Vitamin C dan K adalah dua vitamin yang penting untuk membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Masih banyak orang yang kekurangan asupan kedua vitamin tersebut. 

4. Karang gigi

Kebiasaan yang menjadi penyebab gusi berdarah yang keempat adalah karang gigi. Plak yang menumpuk bisa berubah dan mengeras menjadi karang gigi. 

Untuk mengatasi gusi berdarah akibat penumpukan karang gigi, maka Anda harus mendatangi dokter gigi secara rutin setidaknya enam bulan sekali. 

Baca Juga: Wajib Dicoba! Ini Cara Menjaga Kesehatan Telinga dengan Tepat

5. Gingivitis

Kebiasaan yang menjadi penyebab gusi berdarah yang kelima adalah gingivitas. Radang gusi (gingivitis) adalah masalah mulut yang paling sering menjadi penyebab gusi berdarah. 

Kondisi ini menyebabkan gusi meradang dan bengkak hingga mudah berdarah. Kadang, gingivitis juga dapat menyebabkan rasa nyeri dan ngilu intens pada gusi yang bermasalah. 

Dari hal-hal kecil di keseharian kita yang sebenarnya bisa dicegah. Itulah beberapa ebiasaan yang menjadi penyebab gusi berdarah yang perlu Anda waspadai. 

Maka, jangan tunda untuk cek ke dokter gigi jika setelah mengubah kebiasaan pun gusi Anda masih sering berdarah. 

Itulah beberapa kebiasaan yang bisa menjadi penyebab gusi berdarah yang perlu Anda waspadai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.