M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

5 Jenis Hormon Reproduksi yang Dimiliki Perempuan

5 Jenis Hormon Reproduksi yang Dimiliki Perempuan
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Tubuh perempuan mengalami beragam perubahan seiring proses alami yang dilaluinya, mulai dari pubertas, ovulasi, menstruasi, hingga kehamilan dan menyusui. Berbagai proses tersebut terjadi berkat adanya macam-macam hormon di dalam tubuh perempuan.

Hormon merupakan zat kimia yang diproduksi oleh sistem endokrin dalam tubuh dan berfungsi untuk membantu mengendalikan hampir semua fungsi tubuh, seperti pertumbuhan, metabolisme, hingga kerja berbagai sistem organ, termasuk organ reproduksi.

Tubuh perempuan memiliki macam-macam hormon, yang dapat membantu mengendalikan semua fungsi tubuh, seperti pertumbuhan, metabolisme, dan juga organ reproduksi.

Hormon adalah zat kimia yang diproduksi oleh sistem endokrin dalam tubuh. Lalu, apa saja hormon yang terdapat dalam tubuh perempuan? berikut penjelasannya.

Baca Juga: Macam-Macam Hormon Bahagia dan Manfaatnya untuk Tubuh di saat Pandemi

1. Hormon Oksitosin

Hormon ini diproduksi oleh bagian otak hipotalamus dan kelenjar hipofisis. Pada perempuan, hormon oksitosin berperan penting dalam proses persalinan. Hormon ini merangsang otot-otot rahim untuk berkontraksi sebagai tanda mulainya persalinan.

Setelah bayi lahir, oksitosin berperan dalam proses laktasi. Pada proses laktasi, hormon oksitosin berperan dalam memproduksi ASI dan mengalirkan ASI ke payudara. Saat bayi mengisap payudara ibu, hormon oksitosin menyebabkan ASI keluar sehingga bayi dapat menyusu dengan mudah. 

2. Hormon Testosteron

Dalam tubuh perempuan juga ada hormon testosteron, tetapi tidak sebanyak produksi hormon testosteron pada pria. Hormon ini berperan dalam mengatur libido atau gairah seksual  pada wanita, serta menjaga kesehatan vagina, payudara, dan kesuburan.

3. Hormon Oksitosin

Hormon oksitosin ini diproduksi oleh kelenjar hipofisis di otak. Umumnya, hormon ini akan meningkat selama kehamilan, terutama ketika menjelang persalinan. Saat kadar hormon ini meningkat, rahim akan terangsang untuk berkontraksi dan mempersiapkan proses persalinan.

Namun, setelah melahirkan, hormon oksitosin akan bekerja untuk merangsang kelenjar payudara dalam menghasilkan ASI.

4. Hormon Progesteron

Saat hamil, plasenta juga memproduksi hormon ini. Hormon progesteron berperan dalam siklus menstruasi dan proses pembuahan. Pada pembuahan, hormon ini membantu mempersiapkan endometrium (dinding rahim) untuk menerima dan mengembangkan sel telur yang telah dibuahi oleh sperma.

Ketika kehamilan terjadi, progesteron juga bekerja untuk menjaga kehamilan serta mendorong kelenjar penghasil susu untuk memproduksi ASI. Hormone Health Network menyebutkan bahwa wanita yang memiliki kadar progesteron rendah akan mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur atau sulit untuk hamil.

Baca Juga: 5 Manfaat Mengonsumsi Makanan Sehat untuk Tubuh

5. Hormon Estrogen

Fungsi dari hormon estrogen sangat dominan terutama dalam hal reproduksi dan seksual. Biasanya, hormon estrogen akan semakin dominan ketika seorang perempuan menginjak fase puber. Ketika puber, seorang perempuan akan mengalami beberapa perubahan pada tubuhnya.

Mulai dari pembesaran payudara, pinggul yang lebih lebar, hingga tumbuhnya rambut di area vagina dan ketiak. Ini terjadi karena pengaruh hormon estrogen.

Tak hanya itu, hormon estrogen juga mengatur siklus menstruasi wanita. Apabila sel telur tidak dibuahi dalam periode masa subur, level estrogen akan turun drastis dan menstruasi terjadi.

Setiap hormon perempuan memiliki peranan penting terhadap kesehatan, termasuk menentukan bentuk tubuh wanita. Untuk menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, membatasi konsumsi makanan manis dan tinggi karbohidrat, mengurangi stres, serta tidur yang cukup.

Selanjutnya: Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Srikaya untuk Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal KRL Jogja-Solo Akhir Pekan 11-12 April 2026, Simpan Jam Malamnya

Yuk cek jadwal KRL Joga-Solo akhir pekan 11-12 April 2026 menuju stasiun Palur. Catat jam berangkatnya dan pulangnya, ya.​

Ternyata Ini 6 Tanda Terlalu Banyak Konsumsi Serat pada Tubuh

Yuk, ketahui beberapa tanda terlalu banyak konsumsi serat pada tubuh berikut ini! Kira-kira apa saja, ya?

Hasil BAC 2026: 2 Wakil Indonesia Tembus Babak Semifinal

Hasil Badminton Asia Championships atau BAC 2026 Babak Perempatfinal, Jumat (10/4), dua wakil Indonesia berhasil menembus babak semifinal. 

Darya-Varia Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 2.000 Warga, Cek Jadwal dan Lokasinya

Darya-Varia gelar program pemeriksaan kesehatan gratis bagi 2.000 masyarakat di berbagai wilayah di Pulau Jawa dalam rangka HUT ke-50 tahun​.

Camilan Dubai Chewy Cookie Viral, Ini Alasannya

Telusuri tren camilan viral, Dubai Chewy Cookie, kreasi deretan brand lokal berkualitas di Shopee.   

Tips Membangun Keuangan Stabil dari Gaji Pas-pasan ala Warren Buffett

Cara realistis keluar dari gaji pas-pasan dengan strategi Warren Buffett yang terbukti efektif membangun keuangan stabil jangka panjang.​

Masalah Kesehatan Mental Kerja: Kenali Bedanya Burnout, Sibuk, dan Berkembang

Cek kondisi karier Anda sekarang, burnout atau berkembang? Temukan tanda dan solusi kerja sehat yang cocok di tahun 2026.​

Jangan Hanya Hemat! Ini Strategi Raih Keuangan Sehat Jangka Panjang

Berapa tambahan penghasilan agar tabungan naik? Ini angka realistis dan strategi praktis untuk kelas menengah di Indonesia.​

5 Ciri Ruang Makan Jadul yang Masih Dipakai, Padahal Bikin Rumah Terlihat Lebih Tua

Masih pakai desain ruang makan lama? Kenali 5 ciri yang bikin rumah terlihat tua dan cara mudah mengubahnya jadi lebih modern.​

Up Chair Jadi Tren Lagi: Ini Cara Bikin Ruang Tamu Lebih Santai dan Berkarakter

Bosankan ruang tamu kaku? Up Chair melengkung ikonik kini jadi solusi utama untuk hunian yang santai dan penuh karakter. Simak panduan ini.