M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

5 Cara Mudah Merawat Ikan Mas Koki dalam Akuarium Agar Tak Cepat Mati

5 Cara Mudah Merawat Ikan Mas Koki dalam Akuarium Agar Tak Cepat Mati
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Ikan mas koki bukanlah ikan hias yang asing lagi. Ikan ini cukup populer di kalangan masyarakat seluruh dunia. Ada setidaknya 130 jenis ikan mas koki yang tersebar di dunia. Selain dipelihara, ikan mas koki juga banyak dibudidayakan. Salah satunya di Indonesia.

Ikan mas koki dapat hidup di dalam kolam maupun di akuarium. Dengan perawatan yang baik, mereka dapat hidup lama hingga 15 tahun. Namun, ikan dapat mati lebih cepat bila sudah terinfeksi penyakit dan parasit. Jika Anda ingin memeliharanya, maka rawatlah ikan mas koki dengan baik. Berikut 5 cara mudah merawat ikan mas koki agar tak cepat mati.

Baca Juga: Mengenal Ikan Hias Channa, Kerabat Ikan Gabus yang Sedang Naik Daun

Peraturan Akuarium

Memelihara ikan di dalam kolam akan memberikan mereka tempat hidup yang leluasa, tetapi di akuarium juga tak masalah asal ruang gerak bagi ikan terpenuhi. Minimal ukuran akuarium idealnya adalah panjang 80 cm, lebar 40 cm, dan tinggi 30 cm. Ukuran ini perlu disesuaikan dengan jumlah ikan mas koki agar tidak berdesak-desakan.

Jika Anda ingin memelihara per ekor, ukuran akuarium dari volume air yang ideal adalah 38-55 liter per ekor. Sebab, bila akuarium terlalu kecil dan sempit, akan menyebabkan pertumbuhan ikan terhambat dan meningkatkan risiko kematian.

Kualitas Air

Kualitas air sangat berpengaruh pada kesehatan dan penampilan ikan mas koki. Tingkat keasaman pH air yang ideal antara 7,0 hingga 8,0. Ikan mas koki tidak dapat hidup di bawah pH 5,0 atau lebih dari 8,0.

Dilansir dari Gerava.com, ikan mas koki adalah ikan yang biasa hidup di daerah beriklim sedang dengan kisaran toleransi suhu 20-23 derajat C. Oleh karena itu, penting untuk Anda mengecek suhu air agar tidak terlalu dingin atau panas untuk akuarium.

Baca Juga: 6 Tanaman Air yang Cocok untuk Aquascape Pemula

Filter dan Aerator

Memelihara ikan hias di dalam akuarium perlu difasilitasi filter atau penyaring untuk menjaga kualitas air. Kulitas air yang selalu bersih dan jernih akan menjaga kesehatan penampilan ikan. Filter air ini juga penting untuk mengurangi munculnya kadar amonia di dalam air. Filter yang baik untuk ikan mas terdiri dari kapas saringan, bioball, dan zeolit.

Ikan mas koki juga membutuhkan kecukupan kadar oksigen di dalam air. Maka, aerator dapat dipasang untuk mengalirkan udara di air yang nantinya menjadi oksigen. Dengan begini, kehidupan ikan mas koki akan menjadi lebih nyaman.

Jaga Kebersihan Habitat

Jangan menunggu sampai air benar-benar kotor untuk membersihkannya. Kotoran yang menumpuk akan membuat ikan keracunan dan cepat mati. Sebab, kotoran ini tak hanya diprediksi dari kelihatannya saja. Anda dapat menggunakan tes kit untuk menguji kadar nitrogen dan ammonia yang mengindikasikan akuarium kotor.  

Makanan Ikan Mas Koki

Cara perawatan yang terakhir adalah memilih makanan yang baik untuk ikan mas koki. Ikan mas koki sebenarnya hanya membutuhkan pakan yang mengandung protein tinggi serta gizi yang seimbang. Jenis makanannya dapat berupat pelet atau cacing darah.

Agar lebih cepat tumbuh, Anda dapat memberikan pakannya setiap hari dengan jumlah yang sedikit, tetapi habis. Sebab, bila terlalu banyak, makanan akan sisa dan menyebabkan air akuarium kotor. 

Selanjutnya: Rekomendasi Jenis-Jenis Ikan Hias Akuarium yang Berumur Panjang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jadwal Swiss Open 2026: 6 Wakil Indonesia Berlaga, Ada Perang Saudara Ganda Campuran

Sebanyak 6 wakil Indonesia berhasil melaju ke babak perempat final turnamen bulu tangkis Swiss Open 2026.

KAI Bagi-Bagi THR lo! Mudik Lebih Hemat dengan Voucher Railpoin, Klaim Sekarang

Momen Lebaran KAI bagi-bagi THR lo! Tukarkan voucher Railpoin untuk diskon tiket atau belanja. Pelajari cara klaim sebelum promo berakhir.

IHSG Melandai 0,3% Pada Pembukaan Jumat Pagi (13/3)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun pada pembukaan Jumat pagi, 13 Maret 2026. Pukul 9:09 WIB, IHSG turun 0,3% ke level 7.338. 

Hasil Swiss Open 2026: Ginting ke Perempat Final, Pencapaian Terbaik Setelah Comeback

Hasil Swiss Open 2026 babak 16 besar Kamis (10/3), tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting dan Alwi Farhan kompak ke perempat final.

IHSG Diproyeksi Sideways, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Jumat (13/3)

IHSG diproyeksi bergerak sideways pada perdagangan Jumat (13/3/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas  

Tiket Mudik Gratis 2026 Bersama Ditjen Hubdat, Kuota Tambahan 308 Kursi Tersedia Lagi

Kabar baik! Ditjen Perhubungan Darat buka lagi 308 kuota mudik gratis bus Lebaran 2026. Buruan daftar, pendaftaran hanya hari ini pukul 14.00 WIB!

Promo HokBen HUT ke-271 Jogja: Makan Berdua Cuma Rp 30 Ribuan, Jangan Kelewatan

Promo HokBen HUT Jogja hanya sampai 15 Maret 2026. Jangan lewatkan kesempatan makan hemat berdua, cek sekarang juga!

IHSG Masih Rawan Koreksi, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Jumat (13/3)

IHSG masih berpotensi mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (13/3/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Berikut Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Jumat (13/3)

IHSG diproyeksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Jumat (13/3/2026)​. Berikut daftar rekomendasi saham pilihan BNI Sekuritas untuk hari ini.

Penukaran Uang Rupiah Baru di Stasiun Purwokerto Hari Ini, Cek Jam & Lokasinya ya

Lebaran makin dekat, Bank Indonesia dan KAI sediakan tukar uang baru di Stasiun Purwokerto. Hanya hari ini, kuota 100 orang. Cek jam & syaratnya.