M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Cara Mengajarkan Anak Membuat Keputusan yang Baik, Awali dengan Contoh

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Patut Moms terapkan, ini 5 cara mengajarkan anak membuat keputusan yang baik.

Membuat keputusan yang baik adalah salah satu keterampilan yang harus dimiliki setiap orang.

Keterampilan membuat keputusan yang baik juga penting bagi anak-anak yang baru mulai belajar tentang dunia dan cara menjelajahinya.

Melansir Overcomers Counseling, ada 5 cara mengajarkan anak membuat keputusan yang baik. Bisa orang tua terapkan, berikut kelima cara tersebut:

Baca Juga: 5 Cara Membantu Anak Mengatasi Kemarahan dengan Sehat, Hindari Pengabaian!

1. Jadilah role model yang baik

Langkah awal untuk mengajarkan anak cara membuat keputusan yang baik yaitu memberikan contoh dari diri Anda sendiri. Ingat, anak-anak adalah peniru nomor satu. Apa yang orang tuanya lakukan, pasti akan mereka tiru.

Jika Anda ingin anak-anak Anda belajar bagaimana membuat pilihan yang bertanggung jawab, maka Anda perlu menunjukkan kepada mereka seperti apa tindakan tersebut. Jadilah role model yang sesuai dengan apa yang Anda ingin anak lakukan, misalnya jujur dan bersikap hormat saat berinteraksi dengan orang lain.

Tatkala mengambil keputusan, jelaskanlah proses berpikir Anda dengan lantang sehingga anak dapat mendengarkan logika dan alasan Anda.

Yang paling penting, selalu tepati janji yang Anda buat kepada anak. Jika Anda bertindak seperti seseorang yang bisa dipercaya dan diandalkan, anak pun lebih mungkin mempelajari nilai-nilai yang sama.

2. Dorong anak untuk berpikir sendiri

Penting bagi anak-anak untuk belajar bagaimana berpikir sendiri. Keterampilan ini akan membantu anak untuk membuat keputusan kecil maupun besar di sepanjang hidup mereka.

Ada banyak manfaat dari mendorong anak untuk berpikir sendiri. Pertama, anak akan terbantu untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Anak akan belajar bagaimana menimbang pro dan kontra, melihat semua sisi dari suatu masalah, serta membuat kesimpulan sendiri.

Anak juga akan berlatih refleksi diri dan introspeksi serta belajar mendengarkan suara hati dan memercayai insting mereka sendiri.

Ketika anak tahu bahwa mereka dapat membuat keputusan yang baik untuk diri sendiri, mereka pun akan merasa percaya diri, berdaya, dan mampu.

3. Bantu anak menimbang pilihan mereka

Alih-alih mengontrol setiap keputusan anak, alangkah baiknya orang tua membantu mereka belajar bagaimana menimbang pilihan dan membuat keputusan yang baik untuk diri sendiri.

Doronglah anak untuk memikirkan konsekuensi dari setiap pilihan mereka. Coba ajukan pertanyaan seperti:

  • Apa yang akan terjadi jika anak membuat pilihan tertentu?
  • Apa risiko dan imbalan dari pilihan tersebut?
  • Apakah pilihan tersebut akan membawa anak lebih dekat atau lebih jauh dari tujuan mereka?

Dengan mengajukan pertanyaan semacam itu, anak akan belajar melihat bahwa beberapa pilihan lebih berisiko daripada pilihan yang lain dan beberapa pilihan memiliki potensi imbalan yang lebih besar.

Baca Juga: 5 Tips Makeup untuk Menyamarkan Mata Bengkak, Tidak Sesulit Itu!

4. Ajarkan anak cara menangani konsekuensi

Cara selanjutnya untuk mengajarkan anak membuat keputusan yang baik yaitu membantu mereka memahami bahwa setiap pilihan yang mereka buat memiliki konsekuensi. Ini bisa menjadi konsep yang sulit dipahami oleh anak-anak. Akan tetapi, penting bagi anak untuk memahami bahwa ada konsekuensi alami yang harus mereka terima dari setiap pilihan yang diambil.

Misal, jika anak Anda tidak menyikat giginya pada suatu hari, mereka harus tahu bahwa mereka mungkin akan mengalami gigi berlubang. Atau, jika anak memilih untuk tidak membersihkan mainannya, mereka harus tahu bahwa mereka mungkin tidak dapat memainkannya esok hari.

Dengan mengajarkan anak tentang implikasi dari pilihan mereka, Anda bisa membantu anak mengembangkan keterampilan membuat keputusan yang baik sekaligus berguna untuk kehidupan mereka.

5. Dorong anak untuk mencari nasihat

Doronglah anak-anak Anda untuk mencari nasihat ketika membuat keputusan. Ini akan membantu anak mengembangkan rasa tanggung jawab dan belajar bagaimana membuat keputusan yang bijaksana.

Juga, memungkinkan anak untuk mempertimbangkan berbagai sudut pandang dan mendapatkan masukan dari orang-orang yang memiliki lebih banyak pengalaman daripada mereka.

Pada akhirnya, mendorong anak untuk mencari nasihat ketika membuat keputusan akan membantu mereka mengembangkan keterampilan berpikir kritis.

Itulah 5 cara mengajarkan anak membuat keputusan yang baik. Semoga bermanfaat ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Mesir vs Iran dan Selandia Baru vs Belgia (27/6): Intip Skor Akhirnya

Prediksi Mesir vs Iran dan Selandia Baru vs Belgia, lengkap dengan jadwal pertandingan, peluang lolos, dan prediksi skor terbaru.

Prediksi Tanjung Verde vs Arab Saudi dan Uruguay vs Spanyol (27/6)

Prediksi Tanjung Verde vs Arab Saudi dan Uruguay vs Spanyol, lengkap dengan jadwal, peluang lolos, dan prediksi skor.

Prediksi Senegal vs Irak: Laga Penentuan yang Wajib Dimenangkan

Prediksi Senegal vs Irak, jadwal pertandingan, susunan pemain, dan prediksi skor laga penentuan Grup I Piala Dunia 2026.  

Prediksi Prancis vs Norwegia: Duel Mbappe dan Haaland Berebut Juara Grup

Prediksi Prancis vs Norwegia, jadwal, prediksi skor, serta duel Mbappe vs Haaland yang menentukan juara Grup I Piala Dunia 2026.  

7 Makanan yang Bisa Mempengaruhi Tekanan Darah Anda

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang bisa mempengaruhi tekanan darah, lho. Apa sajakah itu?         

7 Alasan Pentingnya Rutin Memantau Tekanan Darah bagi Kesehatan

Ternyata ini, lo, beberapa alasan pentingnya rutin memantau tekanan darah bagi kesehatan. Apa sajakah itu?

Sprite Nipis Mint Diluncurkan, Padukan Rasa Jeruk Nipis dan Mint

Coca-Cola Indonesia resmi meluncurkan SPRITE Nipis Mint, memadukan kesegaran asam dari rasa jeruk nipis dengan sensasi mint.

8 Barang di Garasi yang Sebaiknya Jangan Dibuang, Nomor 5 Suka Bikin Menyesal

Jangan buru-buru mengosongkan garasi. Beberapa barang ini sebaiknya tetap disimpan karena bisa berguna di kemudian hari, lo.

Cara Menerapkan Manajemen Keuangan biar Bisnis Stabil dan Siap Berkembang

Manajemen keuangan membantu bisnis Moms lebih sehat, mengatur arus kas, mengurangi risiko, dan mendukung pertumbuhan jangka panjang.​

Bitcoins cs Ambles Gara-Gara Inflasi AS Memanas, Kuartal 3 Paling Krusial

Bitcoin dan Ethereum anjlok dalam 24 jam terakhir, merespons potensi kebijakan moneter The Fed yang hawkish.