M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Kesalahan Mengasuh Anak Remaja yang Harus Orang Tua Perbaiki

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Catat, inilah 4 kesalahan mengasuh anak remaja yang harus orang tua perbaiki.

Mengasuh anak remaja cenderung lebih menantang dibandingkan mengasuh balita atau anak usia sekolah dasar. Hal ini dikarenakan terdapat berbagai perubahan yang terjadi di masa remaja seperti perubahan fisik dan hormon.

Dalam kehidupan sehari-hari, tidak sedikit dijumpai anak remaja yang susah diatur atau dimengerti perilaku dan suasana hatinya. Namun, jangan lantas marah ketika anak remaja Anda menunjukkan perilaku yang sulit karena hal ini tergolong umum terjadi pada remaja.

Sebagai gantinya, temukanlah metode pengasuhan yang sekiranya efektif untuk mendisiplinkan anak remaja Anda.

Plus, hindarilah kesalahan mengasuh anak remaja yang MomsMoney lansir dari iMOM sebagai berikut.

Baca Juga: 5 Kandungan Skincare Terbaik untuk Kulit Kusam, Kulit Auto Cerah!

1. Terlalu mengontrol

Kesalahan mengasuh anak remaja yang harus orang tua perbaiki pertama yaitu terlalu mengontrol.

Sering kali, orang-orang akan menjadi sosok pengontrol tatkala mereka takut. Pasalnya, tindakan mengontrol bisa menjadi alat yang ampuh untuk mengelola rasa takut.

Ketika seorang anak remaja merasakan ketakutan orang tuanya melalui kontrol, mereka cenderung akan melawan dan memberontak atau menginternalisasi dan belajar untuk tidak mempercayai diri mereka sendiri.

Dibandingkan membombardir anak dengan kontrol yang berlebihan, alangkah baiknya Anda menerapkan pendekatan yang lebih baik dengan memberikan anak pilihan dan ruang bagi konsekuensi alami untuk menjadi guru mereka.

Misalnya, Anda bisa memberikan anak remaja Anda kebebasan untuk memilih caranya sendiri dalam mempertahankan atau meningkatkan nilai sekolahnya. Untuk melihat kemajuan belajarnya, mintalah anak Anda untuk menyusun laporan mingguan dan menunjukkannya kepada Anda.

2. Berasumsi bahwa semuanya baik-baik saja

Kesalahan mengasuh anak remaja yang harus orang tua perbaiki kedua yaitu berasumsi bahwa semuanya baik-baik saja.

Perubahan hormon, tekanan sosial, dan kenyataan menakutkan tentang masa dewasa yang akan datang sangat bisa memengaruhi kesehatan mental anak remaja Anda lho Moms. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menjaga koneksi selama fase remaja berlangsung.

Dan, meskipun anak Anda menunjukkan ekspresi wajah yang masam, mengasingkan diri, atau bersikap agresif, namun mereka tetap masih membutuhkan koneksi dengan Anda.

Anak Anda perlu tahu bahwa Anda selalu bersedia untuk mereka ajak bicara dan membantu menemukan kepastian. Jadi, sering-seringlah mengecek dan merasa tertarik dengan dunia anak remaja Anda.

Sebaliknya, apabila Anda terus berasumsi bahwa anak remaja Anda selalu merasa baik-baik saja, itu hanya akan membuat anak berpikir bahwa Anda tidak peduli dengan apa yang mereka rasakan dan mereka pun akan terdorong untuk melakukan hal yang sama kepada Anda.

Baca Juga: 6 Manfaat Kismis untuk Kecantikan Kulit, Bisa Melawan Jerawat Membandel!

3. Terlalu keras mendorong anak untuk mencapai tujuannya

Kesalahan mengasuh anak remaja yang harus orang tua perbaiki ketiga yaitu terlalu keras mendorong anak untuk mencapai tujuannya.

Memiliki tujuan memang bagus. Itu artinya anak tahu apa yang harus mereka capai dan mereka perlu berusaha untuk sampai di titik tujuannya. Sebagai orang tua, Anda pun dituntut untuk turut serta membersamai anak dalam proses meraih cita-citanya.

Meskipun demikian, Anda harus bisa mengendalikan diri untuk tidak terlalu keras mendorong anak saat mereka berusaha mencapai tujuannya. Jika Anda tidak mampu mengendalikan diri, maka sangat mungkin bagi anak untuk merasakan berbagai tekanan yang justru bisa menghambat langkahnya.

Saat Anda memengaruhi anak untuk berfokus pada tujuan daripada proses, anak cenderung akan merasa berharga hanya jika mereka berhasil. Sebaliknya, anak akan merasa bahwa dirinya bukanlah apa-apa saat kegagalan datang.

Selalu ingat bahwa anak Anda juga perlu melepaskan tanggung jawabnya sejenak dan melakukan suatu hal hanya untuk bersenang-senang.

4. Tidak tersedia saat anak ingin bicara

Kesalahan mengasuh anak remaja yang harus orang tua perbaiki keempat yaitu tidak tersedia saat anak ingin bicara.

Salah satu kesalahan terbesar yang harus orang tua hindari saat mengasuh anak remaja yaitu tidak meluangkan waktu untuk memberikan anak kesempatan berbicara banyak hal.

Sesibuk apapun Anda, cobalah untuk menyempatkan diri berada di sisi anak remaja Anda. Pasalnya, anak akan cenderung menceritakan berbagai hal kepada Anda yang mungkin tidak Anda ketahui sebelumnya saat Anda berada di dekatnya.

Walaupun hal-hal yang anak Anda bahas terdengar sepele dan tidak penting bagi kehidupan orang dewasa, tapi berusahalah untuk tetap mendengarkan mereka dengan penuh perhatian karena momen seperti ini sangat bagus untuk membangun koneksi antara Anda dan anak.

Selain itu, anak pun akan cenderung lebih terbuka dan semakin percaya kepada Anda apabila pola percakapan semacam ini terus Anda pertahankan.

Itulah 4 kesalahan mengasuh anak remaja yang harus orang tua perbaiki. Apakah ada salah satu poin kesalahan yang tanpa sadar Anda lakukan hingga saat ini, Moms? Apabila ada, yuk perbaiki mulai dari sekarang dan terapkan metode pengasuhan yang jauh lebih efektif!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Jenis Pekerjaan Online yang Sangat Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Berikut adalah 4 jenis pekerjaan online yang sangat cocok untuk ibu rumah tangga karena menawarkan peluang pendapatan yang menjanjikan.

6 Tren Dekorasi Ruang Tamu 2027 yang Diprediksi Makin Nyaman dan Personal

Tren dekorasi ruang tamu 2027 mengarah pada warna hangat, pojok baca, furnitur fleksibel, penyimpanan rapi, dan sentuhan seni unik ya.  

Dari Belajar Nail Art, MUA Tuli Ini Berhasil Raup Pendapatan Rp13 Juta

Nail Art Jadi Ladang Penghasilan, MUA Tuli Binaan Bakti BCA Catat Pendapatan Rp 13 Juta               

Dana Darurat Terlalu Banyak? Ini Batas Wajar dan Cara Mengelolanya Saat Ini

Dana darurat perlu cukup untuk keadaan tak terduga, tetapi menyimpan terlalu banyak uang tunai juga punya risiko. Berikut cara mengelolanya.

Kaya Nutrisi dan Bebas Lemak, Simak 4 Manfaat Kentang Kukus untuk Menu Harian Diet

Mengandalkan kentang kukus dalam pola makan harian saat diet membantu mengontrol gula darah serta menjaga kesehatan usus.  

Jangan Dianggap Sepele ya, Ini 5 Gejala Kanker Rahim yang Wajib Dideteksi Sejak Dini

Kenali gejala kanker rahim sejak dini, dari keputihan tidak normal hingga nyeri panggul. Deteksi awal penting untuk mencegah risiko berbahaya.

4 Elemen Penting Yang Perlu Diperhatikan Saat Menyebar Keranjang Investasi

Strategi diversifikasi investasi atau menyebar keranjang investasi diperlukan supaya meminimalisir risiko.

6 Tren Desain Rumah Cantik yang Ternyata Bikin Repot Saat Dibersihkan

Ini 6 tren desain rumah terlihat cantik, tetapi bisa buat rumah Anda lebih sulit dirawat. Kenali materialnya sebelum pakai tren interior terbaru.

5 Kebiasaan Hemat Baby Boomer Amerika Saat Mengatur Uang yang Bisa Ditiru

Ini 5 kebiasaan hemat baby boomer yang sederhana bisa membantu mengurangi pengeluaran dan menjaga keuangan rumah tangga.

Tiga Prinsip Yang Bisa Dilakukan Memulai Usaha di Bangku Kuliah

Kementerian UMKM menyodorkan tiga prinsip bagi mahasiswa dengan melihat persoalan di lingkungan sekitar.