M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Cara Menolak Permintaan Anak dengan Tepat, Hindari Berkata Tidak!

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ada 4 cara menolak permintaan anak dengan tepat. Simak penjelasannya sampai akhir ya, Moms.

Kebanyakan anak terutama yang masih balita kerap melontarkan segudang permintaan tidak masuk akal atau berlebihan kepada orang tua.

Jika peristiwa semacam ini sering Anda alami, apa respons yang biasa Anda berikan Moms?

Alih-alih menolaknya dengan mengatakan “tidak” secara terang-terangan dan memicu amukan anak, alangkah baiknya Anda mencoba strategi penolakan lain yang lebih efektif.

Melansir ParentCircle, berikut 4 cara menolak permintaan anak dengan tepat yang bisa Anda praktikkan.

Baca Juga: Bikin Rontok, Ini 7 Cara Mengikat Rambut yang Bisa Merusak Rambut

1. Jelaskan perbedaan antara kebutuhan dan keinginan

Cara menolak permintaan anak dengan tepat yang pertama yaitu menjelaskan perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.

Sejak usia dini, ajarkanlah anak Anda tentang perbedaan antara apa yang menjadi kebutuhan dan keinginannya.

Jelaskan kepada anak bahwa apapun yang mereka butuhkan untuk menjalani hidup yang sehat disebut kebutuhan, sedangkan sisanya adalah keinginan.

Untuk memperkuat pengajaran ini, Anda bisa memberikan anak beberapa gambar yang berbeda lalu minta mereka untuk memilih gambar mana yang merupakan kebutuhan dan mana yang merupakan keinginan.

2. Berikan anak pilihan

Cara menolak permintaan anak dengan tepat yang kedua yaitu memberikan anak pilihan. Mengatakan “tidak” secara gamblang atas permintaan anak hanya akan membuat mereka meminta apa yang diinginkan dengan lebih keras kepala.

Oleh sebab itu, jangan mengabaikan permintaan anak secara kasar saat mereka meminta Anda untuk mengabulkan keinginannya.

Sebagai gantinya, jelaskanlah kepada anak mengapa Anda tidak bisa memberikan apa yang mereka minta. Pada saat yang sama, berikan anak beberapa pilihan alternatif untuk mereka pilih.

Misalnya, jika anak Anda meminta permen yang mengandung banyak pengawet, Anda bisa menawarkan mereka pilihan lain seperti jelly atau sate buah yang terbukti lebih sehat.

Baca Juga: 8 Tanda Terlalu Banyak Makanan Pedas, Salah Satunya Jerawatan!

3. Ajarkan anak tentang keuangan

Cara menolak permintaan anak dengan tepat yang ketiga yaitu mengajarkan anak tentang keuangan.

Ajarkanlah anak Anda tentang keuangan dan katakan pada mereka bahwa uang yang telah Anda peroleh akan digunakan untuk menyediakan hal-hal yang dibutuhkan oleh keluarga.

Jelaskan pada anak bahwa Anda memiliki uang yang terbatas dan mereka harus bisa memprioritaskan kebutuhan dibandingkan keinginan.

Dengan cara ini, anak akan mempertimbangkan dengan baik apakah mereka benar-benar membutuhkan sesuatu sebelum mereka mengajukan permintaannya kepada Anda. Jika berhasil, Anda pun tidak perlu lagi mengatakan “tidak” kepada anak.

4. Jelaskan sebelum mengajak anak ke suatu tempat

Cara menolak permintaan anak dengan tepat yang terakhir yaitu menjelaskan sebelum mengajak anak ke suatu tempat.

Kebanyakan anak cenderung menuntut saat Anda mengajaknya ke toko atau supermarket. Akhirnya, berbagai barang yang dipajang di rak pun akan dengan mudah membuat anak tergoda untuk meminta apa yang mereka sukai kepada Anda.

Jadi, sebelum Anda mengajak anak berbelanja, selalu ingat untuk menjelaskan kepada anak tentang apa saja yang bisa mereka minta dan apa saja yang tidak boleh.

Hasilnya, anak tidak akan membuat tuntutan atau permintaan yang mengharuskan Anda untuk mengatakan “tidak” dan akan berfokus pada apa yang sudah pasti Anda setujui.

Demikian 4 cara menolak permintaan anak dengan tepat. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Jenis Pekerjaan Online yang Sangat Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Berikut adalah 4 jenis pekerjaan online yang sangat cocok untuk ibu rumah tangga karena menawarkan peluang pendapatan yang menjanjikan.

6 Tren Dekorasi Ruang Tamu 2027 yang Diprediksi Makin Nyaman dan Personal

Tren dekorasi ruang tamu 2027 mengarah pada warna hangat, pojok baca, furnitur fleksibel, penyimpanan rapi, dan sentuhan seni unik ya.  

Dari Belajar Nail Art, MUA Tuli Ini Berhasil Raup Pendapatan Rp13 Juta

Nail Art Jadi Ladang Penghasilan, MUA Tuli Binaan Bakti BCA Catat Pendapatan Rp 13 Juta               

Dana Darurat Terlalu Banyak? Ini Batas Wajar dan Cara Mengelolanya Saat Ini

Dana darurat perlu cukup untuk keadaan tak terduga, tetapi menyimpan terlalu banyak uang tunai juga punya risiko. Berikut cara mengelolanya.

Kaya Nutrisi dan Bebas Lemak, Simak 4 Manfaat Kentang Kukus untuk Menu Harian Diet

Mengandalkan kentang kukus dalam pola makan harian saat diet membantu mengontrol gula darah serta menjaga kesehatan usus.  

Jangan Dianggap Sepele ya, Ini 5 Gejala Kanker Rahim yang Wajib Dideteksi Sejak Dini

Kenali gejala kanker rahim sejak dini, dari keputihan tidak normal hingga nyeri panggul. Deteksi awal penting untuk mencegah risiko berbahaya.

4 Elemen Penting Yang Perlu Diperhatikan Saat Menyebar Keranjang Investasi

Strategi diversifikasi investasi atau menyebar keranjang investasi diperlukan supaya meminimalisir risiko.

6 Tren Desain Rumah Cantik yang Ternyata Bikin Repot Saat Dibersihkan

Ini 6 tren desain rumah terlihat cantik, tetapi bisa buat rumah Anda lebih sulit dirawat. Kenali materialnya sebelum pakai tren interior terbaru.

5 Kebiasaan Hemat Baby Boomer Amerika Saat Mengatur Uang yang Bisa Ditiru

Ini 5 kebiasaan hemat baby boomer yang sederhana bisa membantu mengurangi pengeluaran dan menjaga keuangan rumah tangga.

Tiga Prinsip Yang Bisa Dilakukan Memulai Usaha di Bangku Kuliah

Kementerian UMKM menyodorkan tiga prinsip bagi mahasiswa dengan melihat persoalan di lingkungan sekitar.