M O M S M O N E Y I D
Keluarga

3 Tips Mengolah Sayuran Hijau yang Sudah Layu Jadi Segar Kembali

3 Tips Mengolah Sayuran Hijau yang Sudah Layu Jadi Segar Kembali
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Sering membuang sayuran hijau karena terlanjur layu? Kini, sayuran hijau tersebut bisa dikonsumsi kembali karena MomsMoney hadirkan beberapa tips mengolah sayuran hijau yang sudah layu jadi segar kembali.

Sayuran hijau yang berdaun seperti selada hijau, daun perilla, bayam, hingga kangkung memuat kandungan air sebanyak 96%. Jika kandungan airnya berkurang sedikit saja, maka tekstur sayuran berdaun ini jadi layu, lembek, dan terlihat tak segar.

Sayuran hijau menjadi layu apabila kandungan air di dalamnya berkurang. Namun kenyataannya, sayuran yang layu ini masih tetap aman dimakan bahkan meski jika terdapat bagian kecoklatan pada daun.

Baca Juga: Bikin Kembali Ceria, Ini 6 Minuman Mood Booster untuk Atasi Stres dan Perasaan Sedih

Bagian kecoklatan pada sayuran hijau merupakan proses alami oksidasi ketika enzim dalam sel yang rusak bertemu dengan oksigen di udara. Tentu ini masih aman untuk dimakan

Untuk menghemat pengeluaran, Moms bisa lakukan 3 cara mengolah sayuran hijau yang sudah layu jadi segar kembali. Bagaimana caranya? Melansir dari Eating Well dan Eat My Science, berikut artikelnya!

Pangkas daun tertentu

Sayuran hijau yang sudah layu masih tetap bisa dimakan. Jika moms terganggu dengan warna kecoklatan pada daun akibat proses oksidasi, maka moms bisa memangkasnya agar sayuran tetap terlihat cantik.

Baca Juga: Anak Sering Masuk Dapur? Ini 6 Tips Membuat Dapur yang Aman Bagi Anak Usia Balita

Rendam dalam air es

Sayuran hijau
Sayuran hijau

Sayuran hijau dapat menjadi layu apabila kandungan air berkurang. Tapi tenang, Moms bisa membuat sayuran hijau ini kembali segar dengan merendamnya di dalam air es.

Perlu diketahui, mengolah sayuran hijau dengan cara direndam dalam air es akan menyebabkan proses osmosis terjadi.

Osmosis sendiri merupakan proses berpindahnya air dari tempat yang encer (banyak air) ke tempat yang pekat (kurang air). Dalam hal ini, air akan mengisi sel-sel sayuran yang kekurangan air.

Baca Juga: Waspadai Gempa di Cianjur & Jember, Ini 8 Cara Menyelamatkan Diri dari Gempa Bumi

Lakukan perendaman ini hingga seluruh permukaan sayuran terendam penuh selama 15-30 menit. Jika sayuran hijau tersebut masih memiliki akar, maka proses perendaman dengan air dingin bisa lebih lama mencapai 1 jam.

Setelah proses perendaman air es berlangsung, sayuran hijau jadi segar kembali dan teksturnya jadi krispi ketika diolah. Sangat cocok dijadikan sebagai salad untuk santapan diet Anda.

Baca Juga: 5 Perbedaan Istilah Yakiniku dan Teriyaki Pada Makanan Jepang

Sayuran Hijau Segar
Sayuran Hijau Segar

Keringkan sayuran hijau

Setelah selesai melakukan perendaman, sayuran hijau harus dikeringkan menggunakan handuk khusus ataupun tissue bersih.

Tahapan pengeringan ini penting dilakukan karena jika air masih menggenang di permukaan sayuran hijau, maka bakteri akan mudah berkembang biak. Sayuran hijau yang tadinya kembali segar kini malah jadi membusuk.

Baca Juga: Ini Perbedaan Ayam Kampung dan Ayam Negeri dari Segi Tekstur hingga Warna

Tenang saja, sayuran hijau yang telah melalui proses perendaman dengan air es dan dikeringkan dapat awet selama 2 hari.

Itu dia 3 tahapan mudah mengolah sayuran hijau yang telah layu jadi segar kembali. Moms tak perlu mengeluarkan uang berlebih untuk membeli sayuran hijau yang baru ke pasar. Cukup gunakan 3 cara di atas untuk bikin sayuran dapat segar kembali!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perlindungan Perempuan dari Kekerasan Penting, Bagian dari Kesehatan Masyarakat

FNM Society dan Takeda mendorong penguatan peran perempuan dalam kesehatan masyarakat dan perlindungan dari kekerasan.

Starbucks Tawarkan Menu dan Merchandise Bertema Harry Potter di Indonesia

​Starbucks melakukan kolaborasi dengan Harry Potter lewat minuman tematik, dessert, hingga koleksi merchandise yang terinspirasi dunia sihir.

Mau Pulang Kampung? Ini Tips Mudik Aman dan Nyaman dari Cermati

​Menjelang Lebaran, Cermati membagikan sejumlah tips agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman bagi masyarakat.

Mudik Tetap Segar, Zinc Sediakan Keramas Gratis di Posko Mudik Rest Area Ini

​Selama 16–19 Maret 2026, pemudik bisa menikmati berbagai fasilitas penyegar dari Zinc di rest area berikut ini.

Samsung Rilis Galaxy Buds4 Series, Fokus Tingkatkan Kualitas Panggilan

​Samsung memperkenalkan earbuds terbaru melalui Galaxy Buds4 Series yang membawa peningkatan kualitas panggilan berkat teknologi HD Voice.

Kuliah di Lingkungan Internasional, Ini Manfaat yang Bisa Mahasiswa Peroleh

Kampus dengan banyak mahasiswa internasional tak hanya menawarkan pendidikan akademik, tetapi juga pengalaman belajar lintas budaya.

Kota & Kabupaten Ini Hujan Sangat Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (15/3)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu 15 Maret 206 dengan status Siaga hujan sangat lebat di kabupaten dan kota di Indonesia berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (15/3), Provinsi Ini Diguyur Hujan Sangat Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Minggu 15 Maret 206 hujan sangat lebat dan hujan lebat di provinsi berikut ini.

Promo JSM Alfamart Periode 13-18 Maret 2026, Khong Guan-Nissin Diskon Besar

Cek katalog promo JSM Alfamart Spesial Idul Fitri periode 13-18 Maret 2026 di sini untuk belanja kebutuhan Lebaran.

Hasil Swiss Open 2026: Jafar/Felisha Kandas, Indonesia Sisakan 4 Wakil di Semifinal

Sebanyak 4 wakil Indonesia memastikan tempat di Babak Semifinal Swiss Open 2026, termasuk Anthony Sinisuka Ginting.