M O M S M O N E Y I D
Bugar

11 Cara Menahan Lapar saat Diet Menurunkan Berat Badan yang Efektif

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Bagaimana cara menahan lapar saat diet menurunkan berat badan yang efektif? Yuk, simak ulasan lengkapnya di sini.

Rasa lapar adalah hal wajar yang Anda alami, termasuk ketika sedang diet. Namun, perasaan lapar terus-menerus bisa membuat Anda merasa tidak nyaman dan berpotensi menggagalkan diet Anda.

Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara menahan lapar saat diet menurunkan berat badan yang efektif. Bersumber dari laman Healthline, inilah beberapa caranya:

1. Mengonsumsi protein

Menambah asupan protein dalam diet Anda dapat membantu merasa kenyang lebih lama dan mendukung pengelolaan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa baik protein hewani maupun nabati dapat menekan nafsu makan.

Pastikan Anda mendapatkan sekitar 20-30% kalori harian dari protein, atau sekitar 1–1,2 gram per kilogram berat badan. Beberapa studi bahkan menyarankan dosis yang lebih tinggi, tetapi penting untuk memilih jumlah yang sesuai dengan kebutuhan pribadi dan kebiasaan makan Anda.

Baca Juga: 10 Tips Merasa Kenyang Lebih Lama saat Diet

2. Pilih makanan yang tinggi serat

Makanan kaya serat dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan melepaskan hormon yang menimbulkan rasa kenyang. Serat juga membantu menghasilkan asam lemak rantai pendek di usus, yang dapat meningkatkan rasa kenyang lebih lama.

Sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan makanan nabati lainnya adalah sumber serat yang sangat baik dan bisa membantu mengontrol rasa lapar.

3. Minum banyak air

Banyak ahli setuju bahwa minum cukup air dapat membantu mengurangi rasa lapar. Meski begitu, penting untuk diingat bahwa minum air tidak bisa menggantikan makanan.

Sebaiknya, minumlah air sebelum atau saat makan untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.

4. Pilih makanan padat

Jenis makanan yang Anda konsumsi bisa memengaruhi rasa lapar dan kenyang. Makanan padat, terutama yang lebih kental atau bertekstur, cenderung lebih mengenyangkan dibandingkan makanan cair.

Hal ini karena makanan padat membutuhkan waktu lebih lama untuk dikunyah, sehingga memberikan waktu bagi tubuh untuk merespon dan mengirimkan sinyal kenyang ke otak.

Makanan cair atau yang lebih lembut lebih mudah dikonsumsi dalam jumlah banyak, yang bisa membuat Anda lebih mudah merasa lapar lagi.

Baca Juga: Inilah Rekomendasi Cemilan Diet Rendah Kalori yang Sehat dan Enak, Coba yuk

5. Makan dengan penuh perhatian

Makan terlalu cepat bisa membuat otak kesulitan untuk mendeteksi sinyal lapar dan kenyang dengan tepat.

Makan dengan penuh perhatian dapat membantu Anda lebih sadar akan rasa lapar dan kenyang Anda. Penelitian menunjukkan bahwa cara ini bisa mengurangi makan berlebihan yang dipicu oleh suasana hati atau kebiasaan makan emosional.

6. Makan perlahan

Saat rasa lapar tinggi, kita cenderung makan lebih banyak dari yang kita butuhkan. Salah satu cara untuk mengontrolnya adalah dengan makan perlahan.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan cepat cenderung mengambil gigitan lebih besar dan mengonsumsi lebih banyak kalori.

Selain itu, makan perlahan juga memengaruhi sistem hormon tubuh, seperti insulin, yang berperan dalam mengatur rasa lapar dan kenyang. Dengan makan lebih pelan, Anda memberi waktu bagi tubuh untuk merespons sinyal kenyang.

7. Gunakan peralatan makan yang tepat

Menggunakan peralatan makan yang lebih kecil bisa membantu Anda mengurangi porsi makanan dan makan lebih sedikit. Jika makan dengan piring yang lebih besar, Anda cenderung makan lebih banyak tanpa menyadarinya.

Makan dengan piring kecil berguna untuk mengontrol porsi makanan. Selain itu, menggunakan sendok atau garpu yang lebih kecil dapat memperlambat cara Anda makan dan membuat Anda mengambil gigitan yang lebih kecil. Ini bisa membantu mengurangi jumlah makanan yang Anda konsumsi.

8. Berolahraga secara teratur

Olahraga bisa mengurangi dorongan untuk makan makanan berkalori tinggi dan meningkatkan keinginan untuk makan makanan sehat dengan kalori rendah.

Selain itu, olahraga dapat menurunkan kadar hormon yang merangsang rasa lapar dan meningkatkan perasaan kenyang.

Baca Juga: Apakah Salak Bagus untuk Diet Menurunkan Berat Badan? Intip 15 Manfaat Salak

9. Tidur yang cukup

Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur bisa meningkatkan rasa lapar, nafsu makan, dan keinginan untuk makan makanan tertentu.

Kurang tidur juga dapat meningkatkan kadar ghrelin, hormon yang merangsang rasa lapar, serta menurunkan kadar leptin, hormon yang mengatur nafsu makan.

Menurut CDC, orang dewasa sebaiknya tidur antara 7 hingga 9 jam setiap malam, sementara anak-anak dan remaja disarankan tidur antara 8 hingga 12 jam.

10. Kelola stres Anda

Stres berlebihan dapat meningkatkan kadar hormon kortisol dalam tubuh. Kondisi ini umumnya berhubungan dengan meningkatnya keinginan makan dan dorongan untuk makan berlebihan, bahkan dapat menyebabkan penambahan berat badan.

11. Makan sedikit jahe

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa jahe juga bisa membantu mengurangi rasa lapar. Sebuah studi pada tikus memberikan campuran herbal yang mengandung jahe, peppermint, gram kuda, dan protein whey.

Campuran ini terbukti dapat membantu mengatur nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang. Namun, perlu dicatat bahwa efek ini tidak bisa sepenuhnya dikaitkan dengan jahe saja. Penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan untuk memastikan hubungan jahe dengan rasa lapar.

Nah, itulah beberapa cara menahan lapar saat diet menurunkan berat badan yang efektif. Semoga membantu, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rahasia Langsing Alami, Ini 6 Manfaat Air Lemon untuk Diet dan Kesehatan, Coba yuk

Ketahui berbagai manfaat air lemon untuk diet, mulai dari melancarkan pencernaan hingga meningkatkan metabolisme tubuh.  

7 Tips Diet Rendah Purin yang Ampuh Cegah Asam Urat Kambuh, Banyak Minum Air Putih

Ini dia tips diet rendah purin yang efektif untuk menjaga kadar asam urat tetap stabil dan mencegah pembentukan kristal di persendian.  

Selimut Perca Kembali Populer? Ini Cara Menatanya biar Rumah Tetap Personal

Selimut perca kembali populer pada tahun 2026. Simak alasan trennya dan cara menata quilt agar rumah terasa hangat, unik, dan personal.

Prediksi Warna Interior Hijau Zaitun Jadi Tren Rumah yang Lebih Teduh Alami

Tren warna interior 2027 mengarah pada hijau zaitun dan warna bumi yang membuat rumah terasa hangat, tenang, dan natural.

Hujan Lebat Tetap Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 5 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat cuma di provinsi berikut ini.

Ke Ideafest 2026, Pengunjung Bisa Belajar Pilah Sampah juga lo

​Indofood bersama Rekosistem menyediakan 15 titik pengumpulan sampah di area Ideafest 2026 untuk mengajak pengunjung belajar memilah sampah.

Cek Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan, Dominan Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca berawan, sementara lusa akan cerah di seluruh wilayah.

Keliling Yogyakarta Akhir Pekan? Simak Prakiraan Cuaca Besok (5/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca wilayah Yogyakarta, besok (5/9), didominasi udara kabur dan berawan. Cek selengkapnya!

Akhir Pekan Berpotensi Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (5/9) dan Lusa

Sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan besok (5/9) dan lusa. Suhu udara diprakirakan mencapai 35°C di beberapa daerah.

Digitalisasi Alur Kerja Klinis, Kaiser Cancer Center Adosi EpiSoft

Kaiser Cancer Center mengimplementasikan EpiSoft, platform rekam medis elektronik khusus onkologi yang dikembangkan di Australia.​